Polisi Buru 21 Buron Kasus Penembakan Papua

MONITOR, Timika – Semua kalangan menginginkan wilayah Papua menjadi daerah aman dan damai. Hal ini tentu harus diwujudkan, bukan sebatas slogan saja. Ungkapan itu terlontar dari Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Polisi Boy Rafli Amar.

"Kami ingin Papua aman dan damai. TNI dan Polri berkomitmen untuk itu. Perlu dukungan masyarakat luas untuk mewujudkan itu agar tidak sekadar menjadi sebuah slogan," kata Boy Rafli di Timika, Selasa.

Saat ini, Boy Rafli menjelaskan pihaknya tengah memburu 21 buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait berbagai kasus penembakan di wilayah Tembagapura dan sekitarnya. Namun dia menjelaskan, hingga kini dari 21 buronan tersebut belum ada satupun yang tertangkap.

Lebih lanjut dia berharap, masyarakat Papua memberikan dukungan dan menyatakan penolakan atas kepemilikan senjata bagi orang-orang sipil. Menurutnya, kedasaran ini akan sangat membantu.

"Membawa senjata api, apalagi digunakan untuk kepentingan melawan hukum, itu sangat membahayakan. Tidak dibenarkan senjata api dipegang oleh masyarakat sipil untuk melakukan tindakan atau perbuatan melawan hukum, apalagi menghilangkan nyawa orang lain," kata Irjen Boy Rafli.