Pesan Menpora dalam Acara Maulid Nabi di Bojonegoro

MONITOR, Bojonegoro – Menpora Imam Nahrawi didampingi Asdep peningkatan IPTEK dan IMTAQ Esa Sukma Wijaya menghadiri Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Yayasan Pondok Pesantren Assafi`iyah. Pada PHBI tersebut di gelar  Pengajian Umum dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Masyayikh PP Assyafi'iyah, Minggu (26/11) malam di Halaman Pondok Pesantren Assafi'iyah, Desa Simorejo Kec. Kanor Kab.Bojonegoro. 

Setibanya di PP Assafi'iyah, Menpora langsung disambut Pengasuh PP. Assafi'iyah KH. Ahmad Anwar Zahid dan Wakil Gubernur Jawa Timur  Saifullah Yusuf. Usai disambut, Menpora yang mengunakan kemeja batik dan kopiah  langsung menyaksikan pagelaran wayang yang dibawakan oleh Bupati Tegal, Jawa Tengah yang sekaligus dalang Ki. Entus Susmono. 

Menpora mengucapkan terima kasih atas undangannya sebagai ajang menjaga semangat silaturahmi dengan para jamaah pengajian. 

"Terima kasih atas undangan Pengasuh PP Assafi'iyah KH. Ahmad Anwar Zahid. Nanti setelah ini, saya juga mengundang KH. Ahmad Anwar Zahid untuk hadir di acara Maulid Nabi Muhammad SAW  di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga. Saya malam ini datang dengan sangat bahagia karena saya merasa mendapatkan barokah pada malam ini di tempat ini," ucap Menpora. 

Tak lupa, ia juga meminta kepada para jamaah yang hadir untuk menjaga putra putrinya. "Ibu dan bapak yang hadir di sini untuk menjaga anak-anak kita dan kita sekolahan dan kita pondokan agar menjadi anak yang bermanfaat dan barokah. Jangan lupa juga, sesibuk apapun ibu dan bapak habis sholat subuh untuk berolahraga. Dan juga,  kepada kepala  desa yang hadir, untuk memanfaatkan dana desa. Dana desa boleh dibangun untuk infrastruktur olahraga dan kegiatan olahraga," ucapnya. 

Pada kesempatan tersebut, Menpora membagi-bagikan bola kepada santri yang hadir pada acara tersebut. Pembagian bola ini tidak diberikan dengan cuma-cuma, namun para santri yang hadir harus menjawab pertanyaan. "Pertanyaan ini akan diberikan kepada Wakil Gubernur Jawa Timur  Saifullah Yusuf," ujar Menpora. 

Wakil Gubernur Jawa Timur  memangil dua orang putra dan putri. "Coba sebutkan lima sila dari Pancasila," tanya Wagub Jatim kepada siswa yang sekolah di MTs kelas 5  bernama Dika (10). Dengan lancar Dika pun menyebutkan lima sila dari Pancasila. Setelah menyebut Pancasila dengan benar, Dika pun  mendapatkan bola yang  diberikan langsung oleh Menpora.