PAN Sulsel dan Maros Bulatkan Tekad Menangkan Prof Andalan

MONITOR, Maros – Dukungan ke pasangan kandidat nomor 3 Prof Andalan terus bergerak. Bupati Maros Hatta Rahman menegaskan komitmennya untuk memenangkan Prof Andalan di Maros.

“Tugas kita sekarang yang terdekat adalah memenangkan Calon Gubernur Nomor Urut 3. Saudara-saudara sudah siap untuk memenangkan Nomor 3 Prof Andalan?” tanya Hatta Rahman,  Bupati Maros yang juga Ketua PAN Maros, kepada para kader PAN, pada acara pengukuhan Dewan Pimpinan Ranting PAN Maros, di Maros, Sabtu (21/4/2018).

Pertanyaan Hatta Rahman sontak dijawab pekik kader PAN. “Siap !” teriak ratusan kader PAN.

Seperti diketahui, PAN merupakan salah satu partai pendukung Prof Andalan.

Menurut Hatta Rahman, tugas seluruh kader PAN di Maros  adalah memenangkan Prof Andalan di Pilkada 2018. Setelah itu memenangkan Pemilu Legislatif 2019.

Menurut Hatta Rahman, dukungan PAN terhadap Prof Andalan sangat tepat karena sudah terbukti membuat Kabupaten Bantaeng menjadi wilayah yang maju dan dikenal di seluruh Indonesia.

“Bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah sudah membuktikan bahwa beliau selama dua periode telah bekerja keras dan ikhlas untuk membangun Bantaeng demi kemaslahatan warga Bantaeng,” kata Hatta.

Oleh sebab itulah, PAN menilai Prof Nurdin Abdullah harus diberi kesempatan untuk menyumbangkan pikiran dan tenaganya dengan menjadi Gubernur Sulsel. “Inshaallah kami percaya Prof Nurdin Abdullah bakal membawa perubahan signifikan bagi Sulsel,” tegas Hatta yang kembali disambut tepuk tangan riuh kader PAN.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Sulsel Ashabul Kahfi, berjanji dalam waktu dua bulan ke depan PAN bakal berjuang maksimal memenangkan Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman.

“PAN sudah tegas mengusung Prof Nurdin Abdullah untuk jadi Gubernur Sulsel. Kewajiban kita semua kerjasama berjuang menangkan Prof Nurdin Abdullah,” katanya.

Sementara pengurus DPP PAN Andi Yuliani Paris mengatakan, tugas kader PAN adalah memenangkan Prof Andalan di wilayah masing-masing.

Prof Nurdin Abdullah berjanji tidak akan tinggalkan partai pengusung.