LKPI Rilis Hasil Exit Poll Pilkada Kalbar

Ilustrasi pilkada (net)

MONITOR, Jakarta – Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) melakukan jajak pendapat terhadap exit poll bertujuan untuk melihat gambaran perilaku pemilih, antara lain kecenderungan arah pilihan dan alasan mengapa responden memilih pasangan calon tertentu, khususnya pada Pilkada Kalimantan Barat (Kalbar).

Exit poll, kata Direktur Eksekutif LKPI, Arifin Nur Cahyono dilaksanakan dengan mewawancarai pemilih seusai melakukan pemilihan di TPS. Pemilih pun dipilih secara acak dan tidak mewakili suara TPS secara keseluruhan.

“Exit poll belum tentu mencerminkan hasil akhir dari quick count. Exit poll ini hanya pendapat, kalau quick count itu kan pilihan,” kata Arifin dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Rabu (27/6).

Masih dikatakan dia, exit poll digelar ketika TPS di Kalimantan Barat mulai dibuka hingga pukul 9 pagi. Setiap Data dari TPS, ujar dia, pengamatan yang masuk langsung dikirim via WhatsApp dan SMS ke WhatsApp Dan SMS center LKPI.

“Hasil exit poll jelasnya ditemukan dalam Pilkada Kalimantan Barat dari data ketika masyarakat pemilih ditanyakan saat hendak masuk TPS dan keluar TPS akan memilih pasangan calon kepala daerah Kalimantan Barat,” sebut dia.

Hasilnya, ungkap dia, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Milton Cosby- Boyman Harun memperoleh suara 41,4%, dan Sutarmidji -Ria Norsan mengantongi 20,9 %, dan Pasangan Karolin Margaret -Suryadman Gidot 20,1 persen. Sementara yang merahasiakan pilihanya sebesar 17,6 %.

“Para pemilih berasal dari berbagai macam profil. Misalkan dari tingkat pendidikan pemilih yaitu pemilih berpendidkan S1/Diploma atau lebih tinggi 7,1%, lulus SLTA sebesar 48,1%, SMP 23,3%, tamat SD atau sederajat 10,4%, dan tidak sekolah 11,1%,” ucapnya.

“Untuk profil pemilih dari Suku/ Ras pemilih sebanyak 37,1 % Bersuku Dayak , Sebanyak 38,1% bersuku Melayu dan Bersuku Jawa sebanyak 10,1% ,Bersuku Madura 4,7 %,Bersuku Tionghoa 8,1% dan Suku Lainnya 1,9 %,” ungkap Arifin.

Arifin menjelaskan dari hasil wawancara, alasan pemilih memilih pasangan Milton Crosby -Boyman Harun karena pasangan ini akan membawa kedamaian dan keharmonisan masyarakat Kalbar serta mampu memajukan perekonomian, dan pasangan yang di usung oleh Prabowo Subianto pasti lebih nasionalis.

“Sementara alasan pemilih yang memilih pasangan Sutarmidji -Ria Norsan beralasan karena kesamaan latar belakang suku dan agama yang dianut oleh pemilih dengan Sutarmidji -Ria Norsan.”

“Jawaban yang sama oleh pemilih yang memilih pasangan Pasangan Karolin Margaret -Suryadman Gidot yang juga beralasan karena kesamaan latar belakang suku dan agama yang dianut oleh pemilih dengan pasangan Karolin Margaret -Suryadman Gidot,” pungkasnya.

Adapun metode exit poll kali ini kata dia ini memiliki tingkat margin of error -/+2,11 persen pada Tingkat kepercayaan 95 %. Exit poll dilakukan di 1.821 TPS dari total populasi 11.658 yang berasal dari 141 Kecamatan, 1.411 Desa/Kelurahan se- Kalimantan Barat.