Kurangi Dampak Erupsi Gunung Sinabung, Menteri ESDM Kirim Ribuan Masker

MONITOR, KARO – Guna mengurangi dampak letusan abu vulkanik Gunung Sinabung, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengirim 6.000 masker untuk dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Sinabung.

"Minggu (6/8) pagi kiriman masker tersebut yang telah diterima oleh petugas Pos Pengamatan Gungung Sinabung sehari sebelumnya akan diserahkan kepada Bupati atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo," demikian info yang diterima oleh tim www.esdm.go.id dari Badan Geologi pada hari Minggu di Jakarta.

Gunung Sinabung kembali mengeluarkan erupsi pada Rabu, 2 Agustus 2017 kemarin. Letusan Gunung Sinabung tersebut melontarkan abu vulkanik hingga mencapai ketinggian  2000-3000  meter dari puncak gunung. Arah letusan yang condong ke Selatan menghasilkan abu vulkanik yang menyelimuti Simpang empat, Gajah, dan Kecamatan Namanteran serta Kota Kabanjahe.

Ribuan kiriman masker tersebut merupakan salah satu bukti kepedulian Jonan sebagaimana yang dipesankan kepada para pengamat gunungapi saat temu wicara pada di Yogyakarta beberapa bulan lalu. "Para pengamat harus lebih dekat dengan masyarakat," singgungnya kala itu.

Untuk diketahui, Gunung Sinabung mengawali aktivitasnya pada 28 Oktober 2010 dengan letusan freatik yang diikuti dengan beberapa letusan susulan sampai dengan pertengahan September 2010. Gunung Sinabung kembali meletus pada (15/09/13). "Erupsi magmatik Gunung Sinabung berlangsung hingga saat ini dengan dicirikan oleh letusan abu seperti yang terjadi 2 Agustus lalu," tutup penjelasan yang dilansir oleh Badan Geologi.