Kalah Pilkada Jatim, PDIP Masih Pede Menangkan Pilpres 2019

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui MONITOR (dok: Rangga Monitor)

MONITOR, Jakarta – Kekalahan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur di Pilgub Jatim ditanggapi positif oleh PDI Perjuangan. Mengutip perkataan Puti, Sekjen PDIP Hasto Kristianto menyebut tidak ada perjuangan yang berakhir dengan sia-sia.

“Ya kalau kita lihat sebenarnya arahnya sangat positif, pergerakanya cukup kuat. Kami melakukan evaluasi dan Mbak Puti sendiri menyatakan tidak ada yang sia-sia dengan perjuangan itu sendiri di basisnya,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/6).

Ia menambahkan, pihaknya mengimbau agar seluruh pihak menunggu proses penghitungan yang hingga saat ini masih belum final. “Dan sampai saat ini rekapitulasi kan belum selesai, jadi lebih baik kita menunggu dari proses rekapitulasi,” tuturnya.

Lebih dari itu Hasto menuturkan, partainya akan tetap konsisten untuk merespon berbagai permintaan yang muncul dari kalangan ulama atau kiai. Sekjen PDIP ini lantas mencontohkan, pada 22 Oktober 1945 berbagai lapisan masyarakat pernah bersatu tanpa pandang bulu dalam suatu kesatuan yang utuh.

“Ya kami kan, Jatim itu kan berbicara tentang narasi kebangsaan Indonesa raya, dimana ketika resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 di situ kaum Nasionalis, Sukarnois, kemudian juga Nahdiyin semua bersatu bergandeng tangan tanpa membedakan semua berteriak merdeka atau mati, merdeka Allahu Akbar, dan narasi ini lah yang diangkat oleh PDIP ketika para kiai datang ke Ibu Ketum, agar Gus Ipul bisa lahir dari kepemimpinan Nahdiyin bu Mega merespon permintaan para kiai, kami Konsistensi,” pungkasnya