Jelang Pilkada Kalbar, Pasangan Milton-Boyman Diklaim Paling Diminati Responden

MONITOR, Jakarta – Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 yang akan diikuti sejumlah wilayah di Indonesia membuat suhu pertarungan antar kandidat pasangan calon (Paslon) kian panas.

Tidak terkecuali, pertarungan sejumlah lembaga survei terus melakukan pengamatan dan kajiannya terhadap para peserta kontestasi lima tahunan tersebut.

Lembaga Vox Polpuli Survei misalnya, merilis hasil temuan survei jajak pendapat masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) yang dilakukan sejak 6 Juni -18 Juni 2018 di 12 Kabupaten dan 2 Kota menempatkan paslon Milton Croby – Boyman Harun paling diminati warga untuk memimpin Kalimantan Barat.

“Paslon Milton Croby – Boyman Harun paling diminati warga untuk memimpin Kalimantan Barat,” kata Koordinator Lembaga Vox Populi Survey, Rahman Muklis dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/6).

Menurut dia, dari hasil pertanyaan secara terbuka kepada responden tentang ‘Siapa Gubernur dan Wakil Gubernur yang Akan dipilih pada 27 Juni 2018 Nanti jika Pemilihan digelar hari ini?.

“45,3 persen memilih Pasangan Milton Crosby- Boyman Harun. Kemudian disusul Pasangan Karolin Margaret – Suryadman Gidot dipilih sebanyak 18,6 persen, pasangan Sutarmidji-Ria Noorsan sebanyak 19.8 persen dan tidak menjawab sebanyak 16.3 persen,” paparnya.

Sedangkan metode tertutup dengan pertanyaan yang sama sebanyak 48,8 persen ternyata akan memilih nomor urut 1 Milton Crosby – Boyman Harun, diikuti sebesar 20.1 persen mencoblos Paslon nomor 2, Karolin Margaret – Suryadman Gidot.

“Sedangkan yang mencoblos Pasangan Nomor 3, Sutarmidji -Ria Norsan hanya 23.7 persen dan 7,4 persen tidak mencoblos alias golput,” ujarnya.

Masih dikatakan Rahman, tingginya pilihan masyarakat Kalimantan Barat kepada pasangan Milton- Boyman menunjukkan bahwa warga Kalbar tegas menolak pasangan calon yang mengusung dan memainkan politik SARA serta Identitas guna meraih suara masyarakat dan medelegitimasi pesaingnya dalam ajang Pilkada tersebut.

Untuk diketahui, survei ini melibatkan 2.448 Warga Kalimantan Barat yang tersebar secara proposional sesuai dengan prosentase jumlah DPT di12 Kabupaten dan 2 Kota pada Pilkada Kalimantan Barat.

Survei ini mengunakan margin of error kurang lebih 1.98 % dengan Tingkat Kepercayaan sebesar 95 persen.