Prasasti dibangun Agar Warga Selalu Teringat Peristiwa TMMD Reguler 103

MONITOR, Sleman-Tim Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 hampir rampung membangun tugu prasasti di lokasi sasaran TMMD Dusun Temuwuh Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Hal ini dilakukan seiring dengan akan selesainya program yang dahulunya bernama ABRI Masuk Desa itu. Senin (05/11/18)

“Tugu prasasti TMMD dibangun di tepi Jalan penghubung Kabupaten Sleman demgan Kabupaten Bantul yang letaknya di depan Pos Kamling,” tutur Dan Satgas TMMD Letkol Inf Diantoro,S.IP

Pelaksanaan pembangunan tugu prasasti sendiri dilakukan anggota Satgas dengan dibantu warga sekitar.Rudi menjelaskan, pembangunan prasasti tugu dilakukan sebagai penanda dan juga karena program TMMD sudah mendekati titik akhir.Maka untuk mengenang program yang sudah berjalan lebih dari sebulan ini akhirnya dibuatlah sebuah prasasti.

“Tugu prasasti TMMD Reguler ke-103 Kodim 0732/Sleman ini dibangun dengan tujuan agar warga selalu teringat peristiwa adanya pelaksanaan program TMMD Reguler, yang telah turut membangun desa mereka. Juga menjaga tali silahturahmi serta kedekatan warga dengan rakyat.Terutama satgas TMMD dengan warga masyarakat Dusun Temuwuh Kidul.Tugu ini sebagai bukti adanya kemanungalan TNI dengan rakyat untuk membangun demi kemajuan desa-desa di wilayah Kabupaten Sleman, khususnya Desa Balecatur” papar pria yang juga Dandim 0732/Sleman itu.

Serka Suciyono, Satgas TMMD Reguler ke-103 dari Pok Tuud Kodim 0732/Sleman yang sedang mengerjakan pembangunan tugu prasasti TMMD menambahkan bahwa untuk pembangunan tugu prasasti tinggal tahap pembuatan pengecatan.

“Tetapi saya punya keyakinan sebelum penutupan TMMD, prasati akan rampung seratus persen,” sambung dia.

Dalam kesempatan yang sama Kapten Inf Widada selaku Komandan SSK Satgas TMMD menjelaskan bahwa, tugu prasasti ini harus dibagun sebagai tanda dan bukti telah dibangunnya Desa Balecatur oleh TNI pada program TMMD Reguler ke-103.

“Tugu prasasti ini siap diresmikan saat penutupan sebagai tanda berakhirnya pelaksanaan TMMD,” tandas Kapten Inf Widada.