Sambangi Warga, Ferry Batara sampaikan pentingnya menjaga Keharmonisan Rumah Tangga

Calon Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat (Jabar) VI, Ferry Batara mengadakan pertemuan dengan masyarakat Cipayung, Depok. Minggu (4/11/2018)

MONITOR, Depok – Calon Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat (Jabar) VI (Kota Depok-Kota Bekasi), Ferry Batara, Minggu (04/11), mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh dan masyarakat di Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Dalam kunjungannya kali ini, Caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, menyampaikan kepada warga pentingnya menjaga keharmonisan dalam keluarga demi masa depan anak yang lebih cerah.

“Agar anak-anak kita tumbuh dengan baik dan memiliki masa depan yang cerah, para orang tua harus memberikan contoh yang baik pula. Jangan suka bertengkar, apalagi di depan anak-anak,” terang Ferry Batara dalam pesan tertulisnya yang diterima media, Senin (05/11/2018).

Ferry Batara juga menekankan bahwa dalam mendidik anak, perlu ada kerjasama yang baik antara ibu dengan ayah. Karena menurutnya, mengasuh anak bukan hanya tanggungjawab sepihak, tetapi keduanya. Ia juga menambahkan, bahwa setiap ada masalah apapun di dalam keluarga, harus dikomunikasikan dengan baik. Karena konflik yang pada akhirnya menimbulkan perceraian, akan berdampak buruk bagi pertumbuhan anak.

“Untuk memenuhi sebuah pola asuh yang ideal, juga diperlukan kerjasama yang selaras dan seimbang antara kedua orang tua. Kemudian, kalau ada masalah, apalagi hal sepele, jangan dibesar-besarkan, lebih baik dibicarakan dengan hati yang tenang,” ujarnya.

Ferry Batara mengaku sengaja menyampaikan pesan itu karena melihat persoalan konflik rumah tangga di Kota Depok sangat memprihatinkan. Ketua DPD PSI Kota Depok ini menegaskan, hal itu bisa dilihat dari tingginya angka perceraian di daerah ini.

“Pengadilan Agama (PA) Kota Depok, baru saja merilis bahwa angka perceraian di wilayah ini menembus 5.000 kasus sepanjang 2017. Pada 2018, tercatat ada 25 berkas gugatan cerai diajukan setiap harinya. Dan 45 persen penyebab utama perceraian disebabkan karena ketidakharmonisan dalam menjalin hubungan di dalam keluarga,” paparnya.