Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Denpasar Cukup Stabil

MONITOR, Denpasar – Harga kebutuhan pokok di Pasar Nyanggelan, Bali, terpantau cukup stabil. Terhitung mulai dari beras, gula, minyak goreng, cabe, bawang hingga daging.

Dalam kunjungan kerja, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan bahwa per 5 Oktober 2017 kemarin, harga beras medium berkisar Rp9.500/kg, gula Rp12.000/kg, minyak goreng curah Rp10.800/lt.

Ia juga meninjau harga bawang merah Rp18.000/kg, bawang putih Rp20.000/kg, daging sapi Rp98.000/kg, ayam broiler Rp28.000/kg, dan cabe merah keriting Rp16.000/kg.

"Harga barang kebutuhan pokok di Pasar Nyanggelan terpantau stabil," kata Mendag usai melakukan pantauan.

"Sebagian besar harga ini masih di bawah harga rata-rata di Denpasar," ujarnya lagi.

Diketahui, Pasar Nyanggelan merupakan salah satu pasar rakyat di Bali yang telah ada sejak berdirinya Desa Pakraman Panjer di Denpasar Selatan. Pasar ini diresmikan oleh Gubernur Bali pada tahun 1995.

Pada tahun 2013, pasar ini direvitalisasi Kemendag melalui dana Tugas Pembantuan sebesar Rp6,5 miliar. Revitalisasi berhasil diselesaikan pada 24 Februari 2014, termasuk penataan dan pengelolaan pasar. Pasar Nyanggelan direvitalisasi dengan menggunakan konsep Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD) di Tangerang Selatan, Banten.

Setahun setelah revitalisasi, terjadi peningkatan omzet lebih dari 100%, dari Rp2,7 miliar pada Januari 2013 menjadi Rp6,1 miliar pada Desember 2014. Menempati area seluas 4.595 m2, pasar ini mampu menampung 44 kios dan 105 los, 11 warung kuliner, 15 stan kapling senggol, serta 16 stan pedasaran. Pasar Nyanggelan beroperasi setiap hari pada pukul 07.00-16.00 WITA.