Di Konawe, Kementan Tanam Padi Sekaligus Bagi-Bagi Benih Inpari

MONITOR, Konawe – Kementerian Pertanian terus melakukan upaya tanam padi. Pada Senin (15/1) kemarin, Kementan bersama TNI melakukan tanam perdana padi sawah lahan baru di desa Lasao Jaya kecamatan Asinua kabupaten Konawe.

Tanam perdana dihadiri Kepala BPTP Sultra, Danramil Unaaha Kapten INF Kislam, Dan Pos Sertu Genu dan Babinsa Serda Harmin, Ka UPTD Pertanian, Sekcam Asinua, Peneliti Penyuluh Pasukan TNI dan Kelompok tani. 

Dalam kesempatan itu, Kepala UPTD Asinua Titik Suriah menjelaskan bahwa luas sawah selama ini 50 ha dengan tambahan 64 ha total sawah 114 ha. Lahan cetak 64 ha dengan varietas Inpari 30 dan Mekongga. 

Untuk produktivitas, selama ini mencapai 2,8 ton GKP per hektar. "Kendala utama didaerah ini yaitu ketersediaan air. Ada bendung Asinua, namun menggunakan bronjong sehingga bila banjir bendungnya hancur. Masyarakat mengharapkan perlunya perbaikan bendung secara permanen," ujar Titik.

Berbeda dengan Peneliti BPTP Sultra Suharno. Ia mengatakan bahwa lahan baru tersebut sangat membutuhkan kapur pertanian serta pupuk organik. Mengingat lahan yang ada, sebagian memiliki kesuburan rendah.

Saat itu, ada penyerahan benih padi Inpari 43 dari Kepala BPTP Sultra kepada Danramil Unaaha dan selanjutnya akan dijadikan Demplot dengan cara tanam pindah pada lahan cetak sawah baru tersebut.

Kepala KP Wawotobi Samrin mengatakan, varietas Inpari 43 memiliki daya hasil tinggi, rasa nasi enak pulen dan masuk golongan padi amphibi.

Atas pemberian benih padi, Ketua Poktan Asinua Jaya, Muin terharu dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah yang telah membangun cetak sawah didaerahnya. 

Ia mengatakan, Asinua Jaya merupakan daerah terpencil di Kabupaten Konawe sekitar 40 km dari Unaaha. Ia berjanji, bersama sama petani akan berupaya memanfaatkan lahan secara optimal untuk peningkatan produksi pangan di daerahnya.