Warga Ingatkan Janji Kampanye, Begini Reaksi Anies Baswedan

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku tak bermasalah dengan suara-suara warga Ibukota di hari pertama masa kerjanya. Diketahui, sejumlah warga menggelar aksi menuntut pasangan Anies-Sandi untuk menunaikan janji kampanye terkait penolakan reklamasi.

Anies menyatakan, setiap warga negara memiliki kebebasan berpendapat menyuarakan aspirasi dan itu diatur dalam konstitusi. "Kita memiliki kebebasan berserikat berkumpul, menyuarakan pendapat, jadi kita apresiasi," jelas Anies kepada wartawan, Rabu (18/10).

Meski demikian, mantan Rektor Universitas Paramadina ini menyatakan akan tetap berpegang teguh pada janji-janjinya ketika kampanye.

"Tentu kita sendiri punya posisi dan posisi kita adalah apa yang tertulis dijanji-janji 23 itu. Jadi kalau mau tahu posisi kita, baca aja yang ada di janji-janji itu. Tolong dibaca benar kalimatnya biar gak keliru," pungkas Anies.

Diketahui pasangan Anies-Sandi merupakan pasangan peserta Pilkada DKI 2017 yang paling gencar menolak pembangunan proyek reklamasi pantai utara, Jakarta.

Sementara diketahui, kebijakan reklamasi Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mencabut moratorium izin reklamasi Pulau C, D, dan G di Teluk Jakarta.

Artinya bahwa pengembang dapat melanjutkan aktivitas reklamasi Teluk Jakarta. Tentu pencabutan moratoriun ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017 untuk mencabut moratorium reklamasi yang ditetapkan Menko Kemaritiman sebelumnya, Rizal Ramli.