Warga Ibukota Dituntut Aktif Sumbang Ide melalui BERiDE

MONITOR, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mengapresiasi peluncuran platform BERiDE di Jakarta Smart City Lounge. Platform BERiDE diharapkan dapat membantu mewujudkan City 4.0, dimana masyarakat dapat berkolaborasi dan berpartisipasi aktif melalui teknologi digital-informasi dalam pembangunan kota Jakarta.

“Masyarakat itu bukan customer, masyarakat itu bukan pelanggannya Pemprov. Sekarang kita ubah bahwa masyarakat kita adalah co-creator. Mereka harus bertanggungjawab dan jangan semuanya diserahkan kepada Pemerintah,” ujar Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno, di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (23/5).

Menurutnya, masyarakat Jakarta harus menjadi bagian dari perubahan atau agent of change. Melalui aplikasi BERiDE ini, warga Jakarta dituntut ikut berpartisipasi-kolaborasi dalam menyampaikan ide-idenya untuk pembangunan ibukota.

BERiDE sendiri merupakan layanan interaktif berbasis situs web dan dalam waktu dekat akan dapat diakses melalui aplikasi telepon genggam yang bertujuan memudahkan warga Jakarta dalam menyalurkan ide-ide pembangunan kota yang selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh berbagai instansi pemerintah, instansi swasta, dan komunitas dalam merencanakan pembangunan kota Jakarta.

Dia menganggap BERiDE sebagai sebuah ruang kreatif bagi masyarakat. Untuk itu, Sandi memberikan tema Seribu Ide untuk Jakarta. Untuk menjadikan Jakarta kota maju dan kota cerdas (smart city), katanya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membutuhkan masukan, pandangan, konsep dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar dapat maju, bahagia dan sejahtera bersama-sama.

“Saya rasa fokus kita tetap di ekonomi. Kita ingin menciptakan lapangan kerja. Saya berpesan kepada BERiDE ini bahwa 1.000 ide itu baik. Kita ingin Kota Jakarta ditata dengan baik. Tapi, kita harus fokus bagaimana partisipatif-kolaboratif kita untuk menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Ini yang betul-betul diminta oleh warga,” pungkasnya.