Tol Bekasi Bakal Terapkan Ganjil Genap, Jasa Marga Berharap Urai Kemacetan

MONITOR, Jakarta – Dalam waktu dekat, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan memberlakukan paket kebijakan dalam rangka menangani kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Kebijakan ini diterapkan selama masa pembangunan proyek infrastruktur strategis nasional di ruas jalan tol tersebut.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru Santoso menyatakan, kebijakan itu dilakukan dalam rangka meningkatkan V/C Ratio dan meningkatkan kecepatan tempuh rata-rata di Jalan Tol Jakarta – Cikampek.

Dalam siaran persnya, ia menjelaskan adapun paket kebijakan penanganan kepadatan Jalan Tol Jakarta Cikampek tersebut merupakan kebijakan terintegrasi yang mencakup semua golongan kendaraan pengguna jalan, terdiri dari pengaturan jam operasional angkutan barang, prioritas jam Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU), serta pengaturan waktu kendaraan pribadi melalui skema ganjil genap di akses tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

"Pemberlakuan kebijakan ini merupakan kewenangan Pemerintah. Jasa Marga sebagai operator Jalan Tol Jakarta Cikampek mendukung dan berperan dalam pelaksanaan di lapangan, seperti penyediaan rambu, pembuatan marka, penyediaan sarana, petugas pelaksana, sosialisasi, dan lain lain," jelasnya.

Ia menambahkan, terkait pengaturan kendaraan pribadi akan diberlakukan pada hari Senin hingga Jumat, pukul 06.00-09.00 WIB, di akses tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta.

"Kami berharap, pemberlakuan kebijakan tersebut akan mengurangi kepadatan di Jalan Tol Jakarta Cikampek yang kerap terjadi sejak pembangunan berbagai proyek infrastruktur skala besar di ruas jalan tersebut," ujarnya.