Tewaskan Empat Korban, Begini Dugaan Awal Penyebab Ambruknya Crane di Jatinegara

MONITOR, Jakarta – Crane pengerjaan proyek double-double track (DDT)  kereta api di kawasan Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur ambruk, Minggu (4/2). Akibatnya empat buruh yang bekerja di proyek tersebut tewas karena tertimpa beton.

Dua orang tewas ditempat kejadian, sementara dua orang lagi tewas saat dibawa kerumah sakit sementara di lokasi kejadian, petugas mengamankan tempat, termasuk crane (alat berat) yang jatuh, guna menjadi bahan penyelidikan.

Camat Jatinegara, Rudi Abubakar, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada waktu Subuh. Diketahui dua orang meninggal dunia dan dua orang lagi dalam kondisi luka. Camat beserta aparatnya turun ke lokasi meski dalam guyuran hujan pada waktu pagi.

Ia menyebutkan bahwa proyek DDT itu dikerjakankan siang-malam, kemungkinan untuk mengejar target penyelesaian. Bahkan warga setempat, kata dia, sempat mengeluhkan pekerjaan itu tanpa mengenal waktu, sehingga menganggu kenyamanan waktu salat.

Dari informasi yang berhasil di himpum MONITOR menyebutkan, ambruknya crane pengangkut beton proyek pembangunan double-double track, di Jalan Matraman Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, diduga akibat dudukan bantalan yang tidak pas.

Akibatnya, beton tergelincir dan membuat crane proyek KA cepat Jakarta-Bandung itu tak kuat menahan.

Kapolsek Jatinegara, Kompol Supadi mengatakan, dari keterangan beberapa saksi, dugaan awal ambruknya crane akibat dudukan bantalan yang tidak pas.

"Ini baru dugaam awal, semuanya masih kami dalami,” katanya.

Dikatakan Supadi, pada saat pemasangan itu, dibagian atas beton ada lima orang pekerja yang sedang menaikan bantalan rel dengan menggunakan alat berat jenis crane. Kemudian ketika bantalan rel sudah berada diatas namun dudukannya tidak pas sehingga bantalan rel jatuh menimpa korban.

“Pada saat kejadian, dua pekerja tewas di TKP dan dua lainnya di rumah sakit,” ujarnya.

Keempat korban yang tewas itu, kata Kapolsek, adalah :
1. Jaenudin, 44, Dusun Pakis II RT 02 RW 07 Kel. Tanjung Pakis Kab. Karawang.
2. Dami Prasetyo, 25, Kwarakan Wetan RT 03 RW 01 Kel. Kendalrejo Kab. Purworejo.
3. Jana Sutisna, 44, Kp. Cikadu RT 03 RW 13 Kel. Ciburui Kecamatan Bandung Barat.
4. Joni, 34, yang belum diketahui alamat lengkapnya.

Sejauh ini, kata Kompol Supadi, pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi atas kejadian itu, mulai dari rekan korban dan petugas crane.

Pihaknya juga menyita barang bukti sesuai tersebut diatas untuk dibawa ke Polsek Jatinegara guna proses hukum lebih lajut.