Tarif Ojek Online Naik, Driver Mulai Sumringah

MONITOR, Jakarta – Kenaikan tarif ojek online menjadi perbincangan belakangan ini. Pemerintah pun telah menyatakan bahwa tarif ojek online (ojol) siap untuk naik. Hal ini tentu disambut baik oleh driver online.

Salah satu driver Go Jek bernama Dadi mengungkapkan, selama ini tarif yang dipatok oleh aplikator masih dinilai rendah. Terlebih, untuk mendapatkan penumpang saat ini menjadi lebih sulit.

"Ia senanglah, karena emang kan sekarang dapat penumpang juga susah, dah banyak driver," ujarnya saat berbincang dengan MONITOR, Sabtu (7/4).

Sedangkan bila mengandalkan bonus poin itu juga sulit didapat, keluhnya. Dadi menjelaskan, pemberian bonus dari aplikator berdasarkan kinerja para driver, bila performa tidak bagus maka bonus tidak dapat diambil.

Oleh sebab itu Dadi berharap agar rencana kenaikan tarif bisa segera terealisasi. Hal itu agar lebih mensejahterakan para driver ojol.

"Kalau naik perkilonya jadi Rp 2.500, tadinya mah Rp 1.000 untuk 5 km ke bawah, kalau 5 km ke bawah 1.500. Ya semoga saja cepet naiknya," tutupnya.