Tanggal 21, Habib Rizieq Akan Dijemput Pulang ke Tanah Air

MONITOR, Jakarta –

MONITOR, Jakarta – Kabar kepulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dari tanah suci Makkah semakin berhembus kencang. Hari ini, Sabtu (10/2),  lembaga Bang Japar, Forkabi, Alumni 212 mengadakan konferensi pers terkait penjemputan HRS, Bertempat di Kantor Laws Firm, Egi Sujana & Partners Jl. Tanah Abang III, Jakarta Pusat.

 

Egi Sudjana selaku ketua Partai Pemersatu Bangsa (PPB) menyatakan, kepulangan Rizieq ini merupakan satu kesepakatan dari hasil Mukernas Persaudaraan Alumni 212.

"Sehubung Kami disini atas panitia penyambutan imam besar Habib Rizieq Shihab (HRS), sebagai panitia merupakan satu kesepakatan yang di nyatakan dalam mukernas persaudaraan alumni 212," ujar Egi Sujana.

Egi menjelaskan, dalam Mukernas tertanggal 25 – 27 Januari 2018 kemarin, salah satu keputusannya adalah umat Islam menginginkan Habib Rizieq pulang di tanggal 21.

Mengapa dipilihnya tanggal 21? Egi menjelaskan hal tersebut tak jauh dari animo umat lantaran bertepatan dengan jargon 212. 

"Maka tanggal 21/2, langsung saya dikukuhkan sebagai ketua PPIB," ujarnya. 

Terkait kepulangan Habib Rizieq itu sendiri, kata Egi, masih banyak pihak yang pro dan kontra. 

"Itu kita tidak bisa memaksakan, kita harus menghormati privasi , pendapat habib sendiri. Misalnya pendukung setia habib itu pasti membela habis habisan. sisi lain komunitas lain ada yang anti, tentu tidak menghendaki kehadiran habib. kalau dipilah sebagai aktivis saya sangat senang aksi aksi seperti itu, tapi saya sebagai lawyer harus tidak seperti itu harus ada aturan," terang Egi.