Situs Diberedel, Aris Wahyudi Klarifikasi soal Lelang Perawan

MONITOR, Jakarta – Pemilik situs nikah siri membantah adanya upaya melelang keperawanan perempuan dalam bisnis barunya yang telah diberedel Pemerintah. Aris Wahyudi, nama sang pemilik, meminta agar publik tidak salah paham terlebih dahulu.

"Mohon jangan disalahpahamin dari nikahsiri.com, ini harus dilihat apa sebenarnya tujuan kemudian definisinya dan pelaksanaannya bagaimana," ujar Aris saat diwawancara Karni Ilyas di program Indonesia Lawyers Club, baru-baru ini.

Aris menegaskan, istilah lelang keperawanan hanya sebatas brand marketing. Istilah ini dia gunakan agar bisnisnya terkenal dan diminati calon mitra. Ia pun menjelaskan, lelang keperawanan ini juga bukanlah seperti yang dipersepsikan masyarakat.

"Lelang perawan ini tidak seperti orang melelang barang, tapi melakukan lelang yang sesuai asas pernikahan, yaitu suka sama suka. Kalau si perempuan tidak bersedia atau menolak, ya lelang ini tidak dilaksanakan," terang dia.

Sementara itu, Rani sebagai sang istri mengaku malu atas perilaku suaminya. Ia pun meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena selama ini tidak mengetahui bisnis yang dijalankan suaminya.

"Saya meminta maaf atas nama keluarg atas kelakuan suami saya, karena telah berbuat salah dan mudah-mudahan masalah segera selesai. Saya ibu rumah tangga yang ditugaskan mengurusi rumah dan anak anak saja. Saya nggak tahu kalau suami saya berbuat demikian," ujar sang istri sembari meneteskan air mata.