Segera Miliki Gedung Permanen, PWNU Diharap Kembali Bergeliat di Jakarta

MONITOR  Jakarta – Mendengar sepak terjang organisasi masyarakat Nahdhatul Ulama (NU) di Ibukota Jakarta selama ini seperti senyap kalah pamor dengan nama besarnya di nasional. Ya, NU Jakarta selama ini memang jarang terdengar dan terekspos segala kegiatannya. 

Namun saat ini, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jakarta sudah mulai menampakkan geliatnya lagi seiring dengan dibangunnya gedung PWNU Jakarta yang terletak di Jalan Utan Kayu no. 112, Jakarta Timur. Hari ini, Minggu (13/8) ditandai dengan peletakan batu pertama gedung PWNU.

Ketua Tanfiziyah PWNU Jakarta, Saefullah, menyatakan gedung PWNU yang sedang dibangun 4 tingkat ini akan selesai dalam tempo kurang dari setahun. 

“Insya Allah pada lebaran yang akan datang gedung baru ini akan bisa digunakan,” ujar Saefullah saat peletakan batu pertama pembangunan, Minggu (13/8).

Selain gedung di Jalan Utan Kayu yang pembangunannya dilakukan di atas tanah wakaf, menurut Saefullah Pemda DKI juga sudah menyiapkan lahan seluas 5.000 meter di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, yang nantinya akan dibangun gedung untuk lembaga dan badan yang berada di bawah naungan PWNU Jakarta. 

“Nantinya semua lembaga PWNU akan berada disana. Saat ini berbagai lembaga berfokus pada pengembangan ekonomi, maka PWNU juga akan memberikan kontribusi pada pengembangan ekonomi umat, khususnya warga nahdliyin,” kata Saefullah yang sehari-hari juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta.

Sejumlah tokoh NU DKI Jakarta nampak hadir pada acara peletakan batu pertama ini antara lain Rois Syuriah PWNU Jakarta, KH Mahfudz Asirun, Ketua PBNU KH Eman Suryaman, KH Lukman Hakim, KH Ibnu Abidin, KH Ibrahim Karim dan para pengurus PWNU lainnya. 

"Sudah saatnya NU jakarta bangkit bersama bangkitnya pembangunan gedung PWNU untuk lebih manfaat dan membawa mashlahah untuk warga jakarta dan warga NU pada khususnya," ujar Subhan Ansori seorang aktifis NU dan Betawi yang mengahadiri acara peletakan batu pertama tersebut.

Subhan mengaku bangga sekaligus berharap dengan Pembangunan tersebut, NU di Jakarta akan kembali bergema mengawal umat dan masyarakat dalam membumikan Islam ahlusunnah Wal jamaah yang damai dan toleran  ditengah kemajemukan masyarakat DKI yang beragam.