Satukan Para Perantau, Warga Tamansari Tegal Gelar Maulid Akbar di Tangerang Selatan

MONITOR, Tangerang Selatan – Warga Desa Tamansari Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal yang merantau dan berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) menggelar Maulid Akbar di Majelis sekaligus Sekretariat Forum Komunikasi Warga Rantau Tamansari (Forkowat) di Jurangmangu Timur Pondok Aren Tangerang Selatan, Minggu (3/12).

Selain untuk memperingati hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW, momen ini digelar juga untuk mempererat silaturrahmi antar sesama warga Tamansari yang hidup di perantauan.

“Kegiatan maulid akbar ini merupakan kegiatan rutin yang kita adakan setiap tahunnya, termasuk kegiatan-kegiatan sosial lainnya seperti santunan Muharram, Halal bihalal, dan peringatan HUT RI. Tujuan kegiatan ini, selain memperingati hari lahir Nabi Muhammad juga untuk mempererat tali silaturrahmi sesama warga dan komunitas Tamansari yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya,” kata Ketua Forum Komunikasi Warga Rantau Tamansari (Forkowat), Ari Cahyono, kepada MONITOR.

Menurut Ari, warga asal Tamansari mencapai seribuan yang merantau mau pun berdomisili di kitaran Jakarta, umumnya mereka menjadi pengusaha Warung Tegal (Warteg), pedagang bakso, penjahit, sopir, buruh, pelajar dan mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Jakarta,

“Sekarang ada seribuan warga asal Tamansari yang merantau dan berdomisili di Jabodetabek, dan sudah kita bentuk ikatan sebagai wadah silaturrahmi sesama warga asal Tamansari” katanya.

Organisasi Forkowat sendiri, menurut salah satu sesepuhnya, Nurito, merupakan wadah induk dari organisasi atau komunitas warga perantauan Tamansari yang ada di kitaran Jakarta. Menurutnya, di desanya banyak organisasi pemuda dan dusun yang berdiri dan jalan sendiri-sendiri. Dengan adanya Forum Komunitas Induk Forkowat ini, komunitas atau organisasi tersebut dapat bersatu dan terjalin komunikasi untuk memberikan kontribusi pembangunan di desa Tamansari.

"Forkowat sendiri awalnya didirikan oleh segelintir anak-anak muda Tamansari di perantauan, tapi alhamdulillah sejak berdiri sejak tahun 2006, kini sudah berkembang pesat. Dan sekarang anggotanya pun ada ratusan yang kebanyakan para pengusaha Warteg dan pengusaha berbagai bidang lainnya," pungkasnya.