Rudal Jelajah Yaman Hantam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Abu Dhabi

MONITOR, Abu Dhabi- Televisi berbahasa Arab Al-Masireh melaporkan, rudal jelajah Yaman telah menghantam pabrik nuklir Barakah di Ibukota Uni Emirat Arab, Minggu (3/12).

Dilansir Farsnews, pasukan Yaman sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya telah menembakkan rudal jelajah tertarget wilayah UEA.

Pembangkit listrik nuklir senilai 30 miliar dolar AS tersebut berlokasi di Abu Dhabi, menghasilkan tenaga listrik berkapasitas 5.600 megawatt. Perusahaan listrik KEPCO dari Korea Selatan telah merancang pembangkit listrik tersebut dengan target awal operasi pada 2017.

Arab Saudi telah menyerang Yaman sejak Maret 2015 lalu, dengan maksud mengembalikan kekuasaan pada persiden Mansour Hadi, yang dikenal dekat dengan Riyadh. Agresi yang dipimpin Saudi tersebut diduga telah membunuh setidaknya 15.000 orang Yaman, termasuk perempuan dan anak-anak.

Namun, klaim Riyadh mengatakan bahwa pengeboman yang mereka lakukan menargetkan posisi pejuang Ansarullah. Laporan lain mengatakan bahwa kampanye udara yang dipimpin Saudi terhadap Yaman telah mendorong negara miskin tersebut menuju bencana kemanusiaan, namun upaya Riyadh hingga kini belum mencapai tujuan kendati telah menelan banyak biaya.

Kepala Program Pembangunan PBB (UNDP) di negara yang dilanda perang tersebut juga telah mengumumkan awal Agustus lalu bahwa konflik Yaman belum menemui titik akhir, namun ia memperingatkan bahwa hampir 7 juta orang berada dalam resiko kelaparan.

Juga dilaporkan total 2.000 orang telah terbunuh oleh wabah kolera di Yaman. Namun kondisi perang menyulitkan para pasien untuk berpergian ke luar negeri untuk memperoleh perawatan, sekaligus menghalangi masuknya obat-obatan ke negara yang telah dilanda perang sejak dua tahun yang lalu itu.