Pimpinan DPR Kecam Aksi Israel di Al-Aqsa

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon turut mengomentari penutupan dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh terntara Israel terhadap jamaah masjid Al-Aqsa. Menurutnya tindakan yang telah menewaskan tiga warga Palestina dan ratusan korban itu adalah pelanggaran.

Pasalnya, status quo yang telah disepakati untuk kompleks Masjid Al-Aqsa yang kini tengah di berlakukan pembatasan oleh tentara Israel harus tetap dipatuhi.

“Tindakan Israel itu merupakan bentuk pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB  yang tidak dapat ditoleransi. Masjid Al-Aqsa dan The Dome of the Rock harus dipertahankan sebagai tempat suci yang terbuka untuk diakses oleh semua umat Muslim," kata Fadili dalam keterangan tertulis, Selasa (25/7).

Selain menyuarakan kecaman terhadap Israel, pada kesempatan yang sama Pimpinan DPR Korpolkam ini juga mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia yang segera mengecam tindakan Israel tersebut. Dirinya berharap Indonesia juga menggunakan pengaruhnya dalam forum-forum internasional untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina.

"Suara Indonesia sebagai negara dengan polulasi muslim terbesar memiliki nilai penting dan strategis bagi agenda kemerdekaan palestina," pungkasnya.