Pertama Kali Sejak 2013, Mesir Buka Perbatasannya dengan Jalur Gaza

MONITOR, Cairo – Pemerintah Mesir mengumumkan pada Rabu (7/2) bahwa pihaknya membuka kembali perbatasan di Rafah dengan Jalur Gaza untuk tiga hari.

Dilansri Anadolu News Agency, dalam sebuah pernyataan Kedutaan Mesir menyebutkan, pos perbatasan tersebut akan tetap terbuka hingga hari Jumat depan, mengizinkan orang-orang Palestina yang hedak menyebrangi perbatasan.

Pihak berwenang Mesir belum mengkonfirmasi terkait pembukaan perbatasan tersebut.

Di blokade oleh Israel melalui darat, laut dan udara sejak 2007, Jalur Gaza memiliki tujuh jalur penyebrangan perbatasan yang menghubungkan warganya dengan dunia luar.

Enam diantaranya dikendalikan oleh Israel, sementara yang ketujuh, yakni penyebrangan Rafah, dikendalikan oleh Mesir. Belakangan penyebrangan tersebut juga ditutup sejak penggulingan Presiden Muhamed Morsi dalam kudeta militer 2013 silam.

Israel menutup empat penyebrangan komersialnya dengan Gaza pada bulan Juni 2007 setelah kelompok Hamas merebut kendali atas Jalur Gaza dari otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat.