Status Gunung Agung Masih Siaga

Gunung Agung (Foto: esdm.go.id)

MONITOR, Jakarta – Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rudy Suhendar menegaskan kembali bahwa status Gunung Agung saat ini masih tetap berada pada Level 3 (Siaga). Aktifitas Vulkanik yang meningkat beberapa waktu lalu tidak serta merta meningkatkan status Gunung Agung, saat ini tidak lagi teramati peningkatan amplitudo seismik, semua sudah berjalan normal tidak adalagi peningkatan aktifitas vulkanik yang signifikan.

“Status Gunung Agung masih tetap berada di level “Siaga”, kita tidak menaikkan status karena dampak langsung di wilayah tidak terlalu banyak. Dan jika ingin meningkatkan status harus melihat peningkatan seismiksitasnya terlebih dahulu,” ujar Rudy ditemui usai konferensi pers perkembangan Gunung Agung, Jumat (29/6).

Seismiksitas Gunung Agung masih rendah dan energi yang dikeluarkannya kolom abunya masih rendah yakni masih dibawah 2.000 meter, lanjut Rudy.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan aktifitas apapun dalam radius 4 km dari kawah. belum diperlukan evakuasi masyarakat ke lokasi pengungsian karena tidak ada dampak langsung yang secara signifikan di daratan wilayah sekitar Gunung Agung.

Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), khususnya Pos Pengamatan Gunungapi Agung telah dan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait mitigasi bencana Gunungapi Agung. Informasi aktivitas Gunung Agung senantiasa diperbarui setiap 6 jam dan jika masyarakat membutuhkan informasi lebih spesifik, dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunungapi Agung yang berada di Rendang maupun di Batulompeh.

“PVMBG terus memonitor aktivitas Gunung Agung untuk mengevaluasi potensi bahayanya antar waktu. Jika terjadi perubahan yang signifikan maka status dan/atau rekomendasi aktivitas Gunung Agung dapat dievaluasi kembali,” tutup Rudy.