Perayaan Tahun Baru Islam Ala Ponpes Al-Hamid Jakarta

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka perayaan Tahun Baru Islam, Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamid Jakarta menyelenggarakan Pawai Gebyar Muharram 1439 Hijriyah, dengan mengusung tema "Muharram adalah Hijrah untuk Menebar Cinta dan Kedamaian pada semua".

Kegiatan ini selain pawai keliling dengan menggunakan kendaraan hias juga menyelenggarakan penggalangan dana untuk saudara-saudara kita di Rohingya.

Acara ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi santri dan wali santri dari unit TK, MIT,  MTs sampai dengan Madrasah Aliyah, yang masing-masing  mendekorasi dan menghias mobil dengan cantik, menarik, dengan pesan yang sederhana namun bermakna.

Syarifudin Syah Syidiq selaku Ketua Penyelenggara Gebyar Muharram 1439 Hijriah mengatakan, jumlah kendaraan hias terdiri dari 200  mobil dan 100 motor hias. Adapun rute yang dilalui oleh peserta pawai.

"Adalah daerah Setu, Cilangkap, Cipayung, Bambu Apus, Ceger, Kelapa Dua, Arundina dan Munjul," ungkap Syarifudin Syah Syidiq di Pesantren Al-Hamid, Jakarta, Kamis (21/9).

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamid, KH Lukman Hakim Hamid mengungkapkan, kegiatan ini sebagai syiar bagi kita semua untuk senantiasa menjaga persaudaraan  dan kesatuan NKRI. Selain itu mengajak masyarakat semua untuk peduli akan krisis kemanusiaan yang terjadi di Rohingya dan lainnya.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Kapolsek Cipayung Kompol H. Aswin dan didukung oleh Banser DKI Jakarta, BSMI DKI Jakarta, dan lain-lain. Kegembiraan suka cita sangatlah terlihat dari seluruh peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini, ada yang berpakaian berbagai kostum, bernyayi, yel-yel dan lainnya.

Setelah pawai keliling selesai ada berbagai pertunjukan, yang dimeriahkan juga oleh lantunan lagu dari Bunda Iyet Bustomi dan anaknya yang bersekolah di MIT Al-Hamid. Sebagai apresiasi bagi peserta, panitia membagi-bagikan hadiah bagi dekorasi terbaik. Panitia juga membagikan doorprize bagi peserta yang beruntung.

"Kegiatan ini sangat luar biasa. Semoga ke depan terus menampilkan yang lebih baik dan bagus lagi," tutur Abdul Latif Syarifuddin, salah satu peserta pawai.