Pemprov DKI Janji Mudahkan Perizinan Usaha Kreatif

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan penuh kepada usaha kreatif, diantaranya bagi anak muda yang ingin berbisnis dalam mengembangkan tekhnologi aplikasi yang memang saat ini sedang berkembang pesat.

"Kami dari Pemprov akan memberikan kemudahan dalam perizinan. Dan bagi kami hal itulah yang membuktikan kami peduli dan mendukung semua jenis usaha kreatif," ujar Kepala Dinas Koperasi Usaha 

Mikro Kecil Menengah Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta Irwandi, saat mewakili Wagub Sandiaga Uno, dalam malam Apresiasi Wirausahawan “Smart In Pay” Nasional, di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (24/2) malam.

Irwandi mengatakan, Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno, memiliki program OK OCE yang menyasar para usahawan yang tengah berkembang, dan juga calon usahawan baru. 

"Kami harapkan para usahawan yang hadir di malam Apresiasi Wirausahawan ini dapat bergabung dalam OK OCE," kata dia.

Pendiri (CEO) Smart In Pays (SIP) Michael Tan mengatakan malam apresiasi wirausahawan "Smart In Pay" nasional ini diselenggarakan selain untuk memperingati ulang tahun SIP yang pertama, juga sebagai ajang motivasi kepada para generasi muda Indonesia agar berani tampil dan menjadi sukses sebagai wirausahawan, serta menjadi contoh nyata tentang kemandirian di lingkungannya.

"Saya masih ingat ketika awal dibentuknya (SIP), banyak orang meremehkan niat baik kita, namun dengan hadirnya lebih dari 4.000 wirausahawan SIP se-Indonesia hari ini, membuktikan bahwa jika kita besungguh-sungguh dan membulatkan tekat, maka Tuhan akan memberkati dan kesuksesan akan datang kepada kita," jelas dia.

Mike menambahkan bahwa kelemahan perekonomian Indonesia justru menjadi peluang bagi para investor asing yang bergerak dibidang teknologi digital, bahkan keberadaan mereka hampir mendominasi tanpa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga dirinya sebagai anak bangsa beserta beberapa sarjanawan IT tergugah dan memberanikan diri mendirikan SIP justru dimasa perekonomian sedang sulit.

"Kami melihat potensi yang luar biasa didalam dunia teknologi digital terutama aplikasi, sehingga kami tidak rela jika hal ini hanya dinikmati sebagian orang tanpa memberi manfaat kepada masyarakat banyak, sehingga kami membuat sebuah sistem yang hari ini telah menciptakan para enterpreuner-enterpreuner berkualitas yang akan membawa perubahan dalam dunia transasksi di Indonesia,"pungkasnya.