Pemprov DKI Belum Bisa Pastikan Hari Libur Sekolah selama Asian Games

MONITOR, Jakarta – Pemprov DKI sampai saat ini ternyata belum bisa memastikan soal libur sekolah selama Asian Games  berlangsung. Hal ini karenakan Gubernur Jakarta Anies Baswedan ingin adanya simulasi sebelum kebijakan libur sekolah tersebut diberlakukan.

"Bisa saja kebijakan libur sekolah itu diberlakukan selama Asian Games berlangsung. Namun Pak Gubernur menginginkan sebelum kebijakan itu dikeluarkan ada dulu pengkajian secara menyeluruh," ungkap Wakil Gubernur Sandiaga Uno, di Pasar Koja, Jakarta Utara, Selasa (17/4).

Diakui Sandi, sebelumnya baik Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah merekomendasikan agar siswa diliburkan. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kemacetan saat gelaran olahraga terbesar se Asia itu.

Namun rekomendasi dua SKPD itu ternyata tidak bisa serta merta diterima.

“Kami sudah diskusikan dengan Pak Gubernur, hasilnya, kami  akan gelar  simulasi terlebih dahulu. Pak Gubernur ingin semua masukan itu komprehensif," terangnya.

Sandi menjelaskan Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji beberapa kegiatan bagi siswa selama Asian Games berlangsung. Diantaranya siswa sekolah akan dijadikan relawan, penerjemah atau terlibat langsung dalam setiap pertandingan dengan menjadi pemonton pendukung.

“Mudah-mudahan H-60, jadi kita perkirakan Juni. Itu akan kita pastikan apakah mereka akan diliburkan atau ada solusi lain yang kita akan dorong ke depan,” pungkas Sandi.

Diketahui, saat rapat koordinasi dengan penyelenggara Asian Games INASGOC, diputuskan siswa akan diliburkan selama 9 hari selama penyelenggaraan, 18 Agustus hingga 2 September 2018. Selama libur, para siswa akan tetap mendapatkan tugas sekolah.

Tidak hanya, kebijakan libur tersebut diterapkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta. Libur yang diberikan selama Asian Games 2018, nantinya akan mengurangi libur semester sekolah pada Desember 2018.

Tidak semua tingkat sekolah diliburkan. Siswa tingkat sekolah dasar (SD) tetap akan mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Bagi siswa SMP dan SMA/SMK yang diliburkan akan dikerahkan untuk menyemarakkan Asian Games. Para sisiwa akan didatangkan ke venue-venue pertandingan.