Ombudsman Tuding Ada Potensi Maladministrasi pada Kecelakaan Proyek

MONITOR, Jakarta – Ambruknya tiang grider pada proyek Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) menambah sejumlah rentetan kecelakaan yang menimpa para pekerja proyek. Insiden ini merupakan kejadian yang kedelapan kali ambruknya proyek insfrastruktur dalam lima bulan terakhir.

Kejadian ini pun menuai perhatian yang serius dari Ombudsman Republik Indonesia, Alvin Lie. Anggota Ombudsman RI ini meminta kepada Pemerintah untuk segera memberikan santunan kepada korban yang cedera serta bantuan bagi keluarga korban yang tewas, sebagai wujud tanggung jawab.

"Kecelakaan beruntun pada sejumlah proyek Infrastrutur sudah mengindikasikan adanya potensi maladministrasi dalam pembangunan infrastruktur secara masif dalam kurun waktu yang bersamaan," kata Alvin Lie dalam siaran pers yang diterima MONITOR, Selasa (20/2).

Menurutnya apabila dilihat dari perspektif publik sebagai penerima manfaat, kecelakaan-kecelakaan tersebut telah menurunkan kepercayaan publik terhadap kualitas, keamanan dan keselamatan infrastruktur yang sedang dibangun pemerintah.

Dalam hal ini Alvin menghimbau kepada Presiden Jokowi dan Menteri terkait agar perlu segera mengevaluasi kondisi ini yang sudah tergolong krisis menuju darurat keselamtan.  

"Perlu tindakan luar biasa untuk menghentikan kecelakaan-kecelakaan ini dan mengantisipasi kecelakaan serupa berikutnya. tidak bisa business as usual," tegas Alvin.

Dia menambahkan, untuk mencegah terjadinya lagi kecelakaan proyek infrastruktur, diperlukan perhatian dari Presiden selaku pemimpin tertinggi.