Ngadu ke Anggota DPRD, Para Sopir Ngaku Kerap Diintimidasi Oknum Dishub

MONITOR, Jakarta – Para sopir mikrolet ternyata tidak hanya memprotes kebijakan Gubernur Jakarta Anies Baswesdan soal ruas jalan Jati Baru digunakan Pedagang Kaki Lima (PKL). Lebih dari itu, para sopir ternyata ngadu dengan banyaknya oknum Dinas Perhubungan (Dishub) yang sering melakukan intimidasi.

"Biar para anggota dewan tahu. Kami ini sering diintimidasi oleh anggota dishub," ujar Rusli sopir Mikrolet M-08 jurusan Tanah Abang, dihadapan Ketua Fraksi Nasdem Bestari Barus.

Tidak hanya itu, kata Rusli, Dishub pun seenaknya mengeluarkan banyak izin trayek, sehingga armada Mikrolet yang beroperasi dilapangan jumlahnya terus bertambah.

"Jadi jangan salahkan kami kalau armada mikrolet yang melitas pasar Tanah Abang menumpuk. Dishub selalu mengeluarkan izin baru,"teranganya.

Dengan demikian, jangan salahkan para sopir kalau selama ini Jalan Raya Jati Baru kerap kali macet, hingga akhirnya ditutup dan dibuat untuk berjualan PKL.