Miris, 80 Persen Warga Ibukota Tak Tahu Lokasi Asian Games

MONITOR, Jakarta – Warga ibukota rupanya banyak yang tidak mengetahui bahwa Jakarta akan menjadi tuan rumah perhelatan pesta olahraga Asian Games 2018. Fenomena ini lantas membuat Wakil Ketua KONI Jakarta Didi O Afandi prihatin.

Didi mengatakan, berdasarkan hasil survei lembaga independen, hingga akhir Maret 2018, baru 20 persen saja warga Ibukota yang tahu dan paham bahwa Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games.

Sementara itu, baru 5 persen saja, warga di Jakarta paham bahwa Indonesia, khususnya Jakarta menjadi tuan rumah Paralympic Games.

"Baru 5 persen warga Jakarta tuan rumah Paralympic Games. Padahal pada event Paralympic itu atlet-atlet Indonesia banyak se kali juara, merebut medali emas," kata Ketua Didi kepada MONITOR, Selasa (3/4).

Didi yang juga duduk sebagai Ketua Serikat Pengusaha Reklame Jakarta (SPRJ) ini pun mengimbau kepada seluruh pengusaha reklame Jakarta agar  ikut memeriahkan dan menggaungkan Asian Games XVIII.

"Saya menghimbau juga kepada seluruh anggota SPRJ agar ikut mendemamkan, m enggaungkan Asian Games dengan memasang backdrop dan spanduk di kawasan 1 km dari venue pertandingan," ujar Didi

Sukses penyelenggaraan Asian Games ini, menurut Didi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Jakarta, termasuk SPRJ.

"Event ini sangat bergengsi bagi kita sebagai anak bangsa. Sudah 56 tahun Indonesia baru  menjadi tuan rumah lagi. Pertama pada 1962, Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games IV. Ini kan luar biasa," tuturnya.

"Tentu spanduk dan backdrop yang dipasang sifatnya bukan komersial. Namun sifatnya agar warga Jakarta dan Indonesia pada umumnya demam Asian Games," terang Didi.

Menurut Didi, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah sudah mendukung penuh gagasannya tersebut. "Pak Sekda sudah mendukung bahwa SPRJ harus membantu menggaungkan Asian Games dengan memasang spanduk-spanduk dukungan," pungkasnya.