Sandi Ingin Kesenian Palang Pintu Jadi Tontonan Menarik di Asian Games 2018

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno turut melakukan takbiran (dok: Sandiaga)

MONITOR, Jakarta – Kesenian palang pintu khas Betawi akan menjadi andalan Pemprov DKI Jakarta dalam menjamu tamu Asian Games 2018. Oleh karenanya kesenian ini, diharapkan menjadi tontonan menarik.

“Insya Allah, nanti apa yang menjadi kebangkaan warga Betawi mulai dari kesenian sampai makanan khas Betawi kita tampilkan untuk ikut memeriahkan Asian Games,”ungkap Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno, saat menghadiri acara Lebaran Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Sabtu (28/7).

Menurut Sandi, melalui penyelenggaraan Lebaran Betawi, ekspresi seni dan kebudayaan khas Ibu Kota Jakarta dapat terus dilestarikan dan terjaga hingga generasi selanjutnya.

“Ini ritual Betawi kita. Kita harus jaga. Jaga betul. Karena kaum Betawi dikenal sebagai orang yang penuh toleransi. Kaum yang mudah bergaul. Terbuka terhadap siapapun. Yang datang ke Jakarta akan menjadi saudara kita. Budaya kita ini Insya Allah menjadi budaya yang kita lestarikan,” ungkap Wagub Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandi menuturkan Lebaran Betawi ini dapat menjadi ajang menampilkan produk-produk budaya Betawi sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas.

“Ini sarana bagi sanggar seni kita, pertunjukan silat kita melalui palang pintu, Abang None, baju kebaya, batik Betawi, kerak telor, bir pletok yang tidak memabukkan, ondel-ondel, kembang kelapa, ornamen gigi balang, dan baju sadariah. Lenong Betawi, qasidahan, kuliner juga. Semua industri ini yang akan kita bangun sebagai industri kreatif membuka 4.000-5.000 lapangan kerja,” jelas Wagub Sandiaga.

Sekedar diketahui, penyelenggaraannya, Lebaran Betawi kesebelas kali ini juga diisi dengan berbagai tradisi dan hiburan, seperti Lenong Betawi, Silat Betawi, Gambang Kromong, Marawis, hingga berbalas pantun. Terdapat stand bazaar yang menyajikan berbagai sajian khas Betawi, di antaranya Gabus Pucung, Kerak Telor dan Bir Pletok. Masing-masing wilayah Kota/Kabupaten Administrasi turut menghias Rumah Walikota dan Bupati dengan memamerkan kekhasan setiap daerah.