Pasca Jadi Cawapres, Sandi Ngaku Mulai Dicuekin Pejabat DKI

Jelang Tes Kesehatan, Sandi Lari 5 KM di Acara Ancol Aquathlon (Foto: Wenti Ayu Apsari)

MONITOR, Jakarta – Sandiaga Salahuddin Uno  mengaku mulai diperlakukan tidak biasa alias cuek oleh pejabat Pemprov DKI Jakarta. Itu setelah dirinya resmi menjadi Calon Wakil Presiden Pendamping Prabowo Subianto.

Menurutnya, beberapa hari lalu usai dinobatkan menjadi cawapres dirinya diberi seraam oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) akan tetapi seragam tersebut tertinggal di Kantor Wakil Gubernur.
Namun saat hendak menanyakan tentang keberadaan seragam itu, dirinya mengaku kesulitan menelepon pejabat Pemrov DKI.

“DKI ini kaya HIPMI juga, jabatan baru sehari ilang nggak ada yang angkat telepon,” celoteh Sandi.

Kejadian itu Sandi ceritakan ke anggota Hipmi dan Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta, Irwandi saat acara pembukaa  turnamen HIPMI JAYA Soccer CUP 2018, Sabtu (11/8). Mendengar cerita Sandi tersebut merekapun terkejut saat mendengarnya.

“Pak Irwandi jangan begitu ya, mentang-mentang udah nggak lagi wagub, ajudan juga nggak mau angkat telepon,” lanjut Sandi.

Sandi hadir di acara pembukaan turnamen Hipmi Jaya Soccer Cup 2018 dengan tema ‘United We Stand’. Dia diaulat memberi sambutan dalam acara ini.

Dalam sambutannya, Sandi mengapresiasi acara turnamen Hipmi Jaya. Sandi juga menilai turnamen olahraga dapat berpeluang membuka lapangan kerja yang baru.

“Saya ingin apresiasi gerak anak-anak muda, khususnya menjelang Asian Games ini, untuk menggunakan olahraga sebagai ranah menggiatkan ekonomi dan membuka lapangan kerja,”pungkasnya