MRT jadi Korban Vandalisme, Anies Sudutkan Kontraktor

Proyek MRT belum diserahkan ke Pemprov DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (dok: Rangga Monitor)

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengingatkan kontraktor yang mengerjakan proyek Mass Rapit Transit (MRT) agar cermat mengawasi proyek yang sedang dikerjakan. Pernyataan ini diungkapkan Anies terkait adanya aksi vandalisme pada kereta MRT di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (21/9) lalu.

“Jadi soal aksi vandalime di kereta MRT ini tanggung jawab kontraktor karena semua pengerjaan proyek MRT termasuk fasilitas MRT yang ada di Lebak Bulus masih dikelola oleh pihak kontraktor. Fasilitas yang dimaksud juga termasuk rangkaian kereta MRT Jakarta,” ungkap Anies kepada wartawan, Senin (24/9).

Menurut Anies, semua proyek MRT masih ditangani oleh kontraktor belum diserahterimakan kepada Pemprov DKI.

“Karena belum diserahterimakan kepada Pemprov DKI, jadi apapun yang terjadi dengan MRT tanggung jawab si kontraktor,” tegasnya.

Di lain pihak, Anies pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga MRT. Apalagi MRT dibayar dengan uang pajak rakyat. Sehingga Anies berharap masyarakat bisa menjaga MRT seperti barang pribadi.

“Karena pembangunannya pakai uang rakyat, jadi memang selayaknya masyarakat ikut mengawasi, jangan diam ketika menyaksikan aksi vandalisme,” ujarnya.