Mantan KasatPol PP DKI Minta Rocky Gerung Tak Lagi Diundang di Acara ILC

Ketua Umum Forum Komunikasi Masyarakat Jakarta, Harianto Badjoeri (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Forum Komunikasi Masyarakat Jakarta,┬áHarianto Badjoeri, meminta pihak TV One tidak lagi menampilkan ataupun mengundang pengamat Rocky Gerung dalam setiap acara sebagai narasumber. Pasalnya, setiap komentar yang keluar dari mulut Rocky Gerung dinilai provokatif.

“Saya perhatikan pengamat Rocky Gerung ini kalau bicara isinya provokatif. Jika ini diteruskan, sangat berbahaya dan bisa memecah belah masyarakat,” ujar Harianto dalam keterangan tertulisnya kepada MONITOR.

Mantan Kasat Pol PP DKI Jakarta ini mengatakan, belakangan ini pengamat Rocky Gerung kerap melakukan kritik terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang isinya cendrung memancing amarah dan permusuhan di masyarakat.

“Sebagai orang akademisi seharusnya komentar-komentar yang keluar dari Rocky Gerung membawa kesejukan bukan perpecahan,” terangnya.

Harianto menyarankan, agar Rocky bisa menahan diri dan tidak mengumbar kebencian kepada pemerintah saat ini.

“Kalau mau mengkritik, kritiklah yang membangun, karena saya yakin jika kritik disampaikan dalam etika yang baik, pemerintah akan mengakomodirnya. Bukan etika pemecah belah,” ujarnya.

Harianto pun menilai, pemerintah saat ini sudah berusaha maksimal untuk membangun Indonesia. Persoalan ada kekurangan itu semua dialami oleh pemerintahan sebelum-sebelumnya.

“Stop dan hentikan komentar pemecah belah. Marilah bangun persatuan dan kesatuan bangsa. Jaga bangsa ini dari perpecahan,” tandasnya.

Harianto bahkan mengancam, Forum Komunikasi Masyarakat Jakarta dalam waktu dekat akan melakukan aksi ke TV One sebagai bentuk protes terhadap nara sumber Rocky Gerung di acara Indonesia Lawyer Club (ILC).