Kebijakan Ganjil-Genap Bakal Berakhir, Ini Gantinya

Ilustrasi (net)

MONITOR, Jakarta – Kebijakan pemberlakuan Ganjil-Genap untuk mengatasi kemacatan saat Asian Games akan segera berakhir. Pemprov DKI pun sudah menyiapkan program baru sebagai penggantinya.

Program yang akan diterapkan sebagai pengganti ganjil-genap adalah pemasangan gerbang jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP).

“Ganjil genap ini hanya jangka pendek. Dishub tengah menyiapkan pemasangan gerbang ERP di kawasan Sudirman dan H.R Rasuna Said. Tahun depan sudah bisa beroperasi karena sudah ada pemenang lelangnya,” kata Sigit Widjiatmoko, Wakil kepala Dinas Perhubungan DKI, Minggu (9/9).

Sigit pun mengatakan, kalau pemasangan tahap pertama ERP akan dipasang di Jalan Sudirman dna Rasuna Sahid. Pada tahap berikutnya sudah disiapkan dipasang di tujuh ruas jalan di Ibukota.

Sigit mengatakan, baru dua ruas jalan yang dilelang, yakni Jalan Sudirman dan Jalan H.R Rasuna Said. Nantinya, akan dibangun secara bertahap, khususnya di kawasan yang berlaku ganjil-genap.

Di antaranya Jalan Medan Merdeka Barat, Thamrin, Gatot Subroto, S.Parman, MT Haryono, Panjaitan dan Jalan Ahmad Yani.

Sistem ERP diterapkan untuk mencegah agar tidak terjadi penambahan jumlah kendaraan pribadi.

“Sistem ganjil genap ini tidak bisa jangka panjang. Sebab, akan ada warga yang memiliki dua mobil dengan pelat nomor ganjil genap sehingga sisitem ini akan percuma,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis ERP Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Zulkifli menambahkan secara aturan ERP sudah ada di Peraturan Daerah (Perda) No 5 tahun 2013 yang tertuang dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) 2030.

Dalam Perda juga mengatur waktu pelaksaan ERP, yakni pukul 07.00 WIB-20.00 WIB. Sedangkan tarif yang diberlakukan bersifat dinamis.

Artinya, apabila masih banyak kendaraan yang melintas di kawasan ERP, tarifnya akan semakin mahal dan terus meningkat hingga standar kecepatan 35 kilometer per jam.

“Hal ini sedang diproses bersama dengan kepolisian,” pungkasnya.