Jelang Hari-H Pemilu, Bawaslu Lantik Pengawas TPS Se-DKI

1002
Panwaslu Kecamatan se-provinsi DKI Jakarta dilantik secara serentak (ilustrasi)

MONITOR, Jakarta – Tepat pada hari senin, 25 Maret 2019 Panwaslu Kecamatan se-Provinsi DKI Jakarta melakukan prosesi pelantikan secara serentak terhadap 29.061 Pengawas TPS yang dinyatakan lulus rekrutmen dan akan bertugas pada hari pemungutan suara diseluruh TPS di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Koordinator Divisi SDM Sitty Rachman mengatakan, prosesi pelantikan pengawas TPS ini dilakukan secara bersama oleh seluruh Panwaslu Kecamatan.

Sesuai Pasal 134 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, bahwa sebelum menjalankan tugas seluruh pengawas TPS mengucapkan sumpah/janji sebelum secara resmi bertugas untuk melakukan proses pengawasan pemungutan dan perhitungan suara pada tanggal 17 April 2019 di masing-masing TPS.

“Prosesi pelantikan dan pengucapan sumpah/janji dipimpin langsung oleh ketua Panwaslu Kecamatan didampingi oleh anggota serta dihadiri oleh seluruh stake holder seperti Kepala Camat, Kapolsek dll. Proses pelantikan berjalan secara khidmat mengingat tugas menjadi pengawas TPS merupakan panggilan negara dan merupakan tanggung jawab yang harus ditunaikan secara baik,” terangnya, di Jakarta, Selasa (26/3).

Sebelum Pengawas TPS yang sudah dilantik dan diambil sumpahnya melaksanakan tugas melakukan pengawas pada hari pemungutan dan perhitungan suara, ia menjelaskan, seluruh pengawas TPS akan mengikuti Bimtek yang dilakukan oleh masing-masing Panwaslu Kecamatan.

“Dalam kegiatan bimtek ini, seluruh pengawas TPS akan mendapatkan banyak materi terkait pengawas pemungutan dan penghitungan suara, pengisian form pengawasaan dan alat kerja serta melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang seluruhnya akan dilakukan secara detail dan teknis untuk memastikan seluruh tahapan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara benar benar sesuai dengan peraturan-perundang-undangan,” paparnya

Pengawas TPS merupakan ujung tombak pengawasan, karena merekalah yang akan bertugas pada jarak yang paling dekat dengan tempat pemungutan dan penghitungan suara nantinya. Maka untuk memastikan pemungutan dan penghitungan suara berjalan sesuai aturan, Pengawas TPS harus benar-benar bisa menguasai seluruh aturan yang ada berkaitan dengan teknis pemungutan dan pengitungan suara.