Gerindra dan PKS Masih Ribut Bahas Wagub DKI

Ketua Fraksi PKS DPRD Jakarta Suhaimi (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Masyarakat Jakarta rupanya masih harus bersabar untuk bisa memiliki sosok Wakil Gubernur Jakarta. Pasalnya sampai saat ini, dua partai politik yang mempunyai hak untuk menyodorkan nama calon wakil gubernur, Gerindra dan PKS, belum juga menemui kata sepakat.

Gerindra dan PKS saat ini masih “asyik” bergulat dengan polemik baru yang mereka ciptakan yakni terkait adanya Badan Seleksi Wagub yang pernah mereka sepakati bersama.

PKS belakangan menolak Badan Seleksi Wagub. PKS beralasan kalau Badan Seleksi Wagub tidak ada dalam kesepakatan antara PKS dan Ketua Umum Prabowo.

PKS akhirnya mencoba untuk mengajak berunding ulang dengan Gerindra. Pertemuan itu seyogyanya dilakukan hari ini, Selasa (4/12).

Namun dengan alasan sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta sedang melakukan Kunjungan Kerja (Kuker) ke semarang pertemuan pun batal.

“Ya, pertemuan hari ini batal, mungkin nanti dicarikan waktu yang cocok,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurahman Suhaimi saat dihubungi, Selasa (4/12).

Menurut pengakuan Suhaimi, batalnya pertemuan dengan Gerindra tidak dilakukan secara mendadak. Sebab Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif sudah menghubungi Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnono sejak Kamis (29/11) lalu dan meminta agar pertemuan itu dijadwalkan ulang.

Suhaimi pun menampik, jika penundaan pertemuan tersebut sebagai upaya penguluran waktu proses penetapan wagub DKI baru. Karena diketahui faktanya anggota DPRD DKI memang memiliki agenda bimbingan teknis (Bimtek) di Semarang.

“Kita tunggu dulu lah,” kata dia.

Suhaimi juga menyebut hingga saat ini belum ada surat keputusan (SK) terkait tim fit and proper test yang menjadi tugas badan seleksi wagub, baik dari PKS dan Gerindra. Menurutnya, pembahasan hal itu seharusnya dilakukan pada pertemuan yang dijadwalkan hari ini.

“Maunya hari ini (dibahas), itu agendanya begitu, terus langkah-langkah konkret apa saat hari H, tapi ya diundur karena tadi,” tuturnya.

Bahkan, kata Suhaimi, bila pertemuan hari ini bisa terlaksana, PKS berharap sudah ada nama yang diputuskan untuk diajukan menjadi wagub DKI. Sebab, PKS diketahui menargetkan pada akhir tahun ini sudah ada kesepakatan nama wagub yang diusung.

“Maunya hari ini selesai rapat, selesai tandatangan, namanya dikirim ke Pak Gubernur. Itu baru babak pertama kan? Belum babak keduanya,” pungkasnya.