Acara Bagi-bagi Sembako di Monas Dituding Bermuatan Politis, Ini Kata Panitia

MONITOR, Jakarta- Forum Untukmu Indonesia (FUI) angkat bicara soal acara sosial yang mereka lakukan pada Sabtu, (28/4). Penasehat FUI, Syahrianta Taringan mengelak kalau acara yang digelarnya di Monumen Nasional (Monas) kemarin bermuatan politis.

“Politis apa, ini murni kok acara sosial. Tidak ada itu yang namannya kegiatan politik,”ujar Syahrianta melalui telepon selularnya kepada MONITOR, Selasa (1/5).

Bahkan, Syahrianta pun membatah kalau acara yang digelarnya makan korban jiwa.

“Ini juga bohong. Orang yang meninggal itu bukan diacara kami melainkan di rumah sakit,”terangnya.

Diceritakan Syahrianta orang yang dituding meningal di acaranya adalah orang yang memang sudah sakit sebelumnya.

“Jadi ceritanya gini, ini orang datang dari Masjid Istiqlal mendengar ada pengobatan gratis di sini (Monas) dia akhirnya datang ke sini. Namun, karena sakitnya parah akhirnya kami membawanya ke rumah sakit. Tetapi, orang itu akhirnya meninggal di rumah sakit. Jadi itulah ceritanya sebenarnya,” terang Sahrianta.

Syahrianta pun keberatan kalau acara yang digelarnya di Monas tersebut tak mengantongi izin.

“Emangnya Monas ini milik saya. Karena Monas ini bukan milik saya sudah pasti saya minta izin dong,” pungkasnya.

Sementara itu seperti diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno curiga dibalik kegiatan yang diselenggarakan di Monas oleh FUI, kemarin bermuatan politis.

Atas dugaan itu, Wagub yang akrab dipanggil Sandi itu, sedang mendalami kecurigaannya tersebut. Bahkan jika kecurigaannya terbukti, orang nomor dua di Jakarta ini tak akan segan memanggil panitia acara.

“Saya dikasih tahu yang Monas ada kemungkinan itu belakangnya politik juga. Jadi ini mau di cek juga,” ujarnya di Balaikota DKI.