Anies Minta Truk Sampah yang Masuk TPSP Bantargebang Kondisinya Bersih

1002
Gubernur DKI Anies menyaksikan langsung perjanjian kerjasama antara Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dengan PT Holcim Indonesia

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meminta agar truk sampah yang membawa sampah dari DKI Jakarta ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang perlu dibersihkan dan dalam keadaan bersih. Hal tersebut agar tidak menimbulkan bau.

Pernyataan Anies itu dilontarkan, saat Anies meninjau pelaksanaan Kegiatan Strategis Daerah Nomor 27 tentang Optimalisasi TPST Bantargebang di Kelurahan Ciketing Udik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/1).

Disitu, Anies menyaksikan langsung perjanjian kerjasama antara Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dengan PT Holcim Indonesia dan penandatanganan serah terima pinjam-pakai truk sampah kepada Pemerintah Kota Bekasi.

Dalam kesempatan ini, Anies berpesan agar truk sampah yang membawa sampah dari DKI Jakarta ke TPST Bantargebang perlu dibersihkan dengan fasilitas khusus, tidak sekadar dibersihkan dengan air semata.

Gubernur DKI Anies Baswedan meninjau pelaksanaan Kegiatan Strategis Daerah Nomor 27 tentang Optimalisasi TPST Bantargebang

“Karena itu, saya sampaikan kepada Kepala Dinas LH, Key Performance Indikator (KPI) untuk semuanya. Baik itu TPS, alat untuk transportasinya disebut sukses bila tidak bau. Karena begitu tidak bau, maka di belakangnya ada sebuah ikhtiar kompleks, salah satunya adalah pembersihannya yang rutin,” kata Anies.

Anies pun berharap, dengan adanya fasilitas cuci ini, maka truk sampah yang masuk dan keluar DKI Jakarta lebih bersih dan tidak berbau.

Anies menyebut, bila truk ini datang dan kembali untuk mengambil sampah, maka selama diperjalanan truk ini tidak boleh membawa bau. Dengan adanya pencucian truk ini, Anies pun mengimbau agar seluruh fasilitas dapat terawat dan terjaga dengan baik, termasuk kebersihan dari tempat pencucian.

“Tempat ini harus terjaga, bersih, rapi, terawat. Dan bila ini kita bisa lakukan dengan baik, harapannya kita bisa memiliki fasilitas ini di beberapa tempat yang lain. Sehingga, bukan saja di TPST Bantargebang, tapi juga mungkin di tempat lain di DKI Jakarta, kita memiliki fasilitas di mana pembersihan bisa dilakukan sambil parkir,” pungkasnya.