Mahasiswa Usni Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Kebayoran Lama

MONITOR, Jakarta – Kebakaran yang terjadi di lapak kelapa parut, Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kamis (22/6) dini hari kemarin, menganguskan sebagian rumah warga di kebayoran lama Jakarta Selatan.

Hal ini membuat sejumlah mahasiwa Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) turut melakukan bantuan sosial kepada korban yang terkena musibah kebarakan tersebut. 

Menurut Ajat Sunarya, mahasiswa FISIP Usni mengatakan dari penggalangan dana ini telah terkumpul konsumsi dan pakaian yang saat ini dibutuhkan oleh warga. Sementara, pos penggalangan dana juga disediakan di area ini yang dibuat oleh mahasiswa. 

"Kita nyumbang konsumsi, alat mandi, dan pakaian. Dan dari kalangan mahasiswa melakukan penggalangan di sekitar Kebayoran Lama. Di lokasi didirikan 1 pos," ujar Ajat Sunarya kepada MONITOR, jumat (23/6). 

Adapun yang diperlukan oleh warga, selain pakaian dan makanan adalah uang untuk mengurus surat dan sertikat tanah mereka. 

"Paling yang diperlukan banget itu keuangan, soalnya buat ngurus surat atau sertifikat tanah," ungkap Ajat. 

Kebakaran diduga karena korsleting listrik dari salah satu lapak di pasar. Akibat peristiwa ini, satu anak laki-laki berusia 11 tahun menjadi korban. Sebab tidak bisa diselamatkan dari kobaran api yang menyambar disalah satu rumah. 

Selain mahasiswa Usni, penggalangan dana juga diikuti oleh mahasiswa lain diantaranya, ada mahasiswa Mercu Buana dan Moestopo. 

"Para bantuan pun mulai berdatangan mulai dari Rt/Rw setempat, dan belasan mahasiswa dari Univeritas Satya Negara Indonesia, Moestopo dan Uhamka. Ulurkan tangan anda untuk soudara soudara kita." tandas Ajat.