KIP Dorong Keterbukaan Informasi Arus Mudik yang Akurat

Pelabuhan Bakaheuni dipadati pemudik yang akan menuju tujuan pulau Sumatera (dok: Rangga Monitor)

MONITOR, Jakarta – Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Pusat, Gede Narayana, mendorong badan publik untuk terus memberikan informasi yang akurat dan benar bagi para pemudik terkait kegiatan arus mudik.

“Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari adanya informasi publik mudik. Dengan demikian agenda rutin tahunan itu berlangsung dengan aman dan nyaman,” kata Narayana dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (13/6).

Sejumlah badan publik yang terkait informasi mudik diantaranya, PT Jasa Marga, PT Pertamina, Kementrian Perhubungan, ASDP, PT KAI, Korlantas Polri, PT Pelindo dan Kemen PUPR.

Dari pengamatan yang dilakukan KIP Pusat, dia mengungkapkan, di beberapa badan publik terlihat mereka melakukan berbagai upaya perbaikan informasi arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri agar dapat dirasakan oleh masyarakat.

Seperti informasi publik di setiap rest area oleh PT Jasa Marga, adanya depo-depo BBM oleh Pertamina di jalan jalan tol. Bahkan oleh Pertamina disiapkan pembelian BBM secara mobile, serta informasi publik lainnya oleh badan publik terkait.

Masih dikatakannya, Komisi Informasi sebagai lembaga publik yang ada di negara ini memiliki kewenangan untuk memonitor pelaksanaan keterbukaan informasi di setiap badan publik dan memberikan rekomendasi terhadap badan publik terkait informasi mudik tahun 2018 ini.

Di sisi lain, Gede Narayana juga mengharapkan agar masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan pribadi agar melakukan perjalanan pulang kampungnya dengan tertib, santun dan mentaati rambu-rambu lalu lintas, supaya tiba di tujuan dengan selamat.

“Komisi Informasi Pusat melakukan pemantauan arus mudik bersama dengan Dirjen Informasi dan Komunikasi Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia,” pungkasnya.