Ketum MUI: Hindari Praktik Politik Kotor

Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin (dok: poskotanews)

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin mengimbau umat Islam untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan pilihan dengan sikap rendah hati, toleransi dan saling memuliakan.

Seruan ini diungkapkannya terkait penyelenggaraan Pilkada serentak yang jatuh pada hari ini, Rabu (27/6) di 171 daerah di Indonesia. Kiai Ma’ruf pun berpesan agar umat Islam seyogyanya menjunjung tinggi semangat persaudaraan, baik persaudaraan keislaman, maupun persaudaraan kebangsaan.

“Kepada tokoh agama dan aparat keamanan diimbau untuk ikut serta membantu menciptakan suasana yang kondusif, aman, damai dan tenang, agar masyarakat dapat menggunakan hak konstitusionalnya dengan pertimbangan yang sehat, jernih dan rasional,” imbau Kiai Ma’ruf Amin, dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, ia pun menekankan kepada setiap pasangan calon, partai politik, dan tim sukses untuk menjauhkan diri dari praktik politik kotor seperti kampanye hitam, menyebarkan berita bohong (hoax), ujaran kebencian, fitnah, adu domba dan politik uang.

Selanjutnya, ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk dapat menerima hasil Pilkada tahun 2018 dengan sabar, lapang dada dan tawakkal.

“Siapapun yang terpilih adalah putra terbaik bangsa Indonesia,” tukasnya.