Kecelakaan Tunggal di Tol Cipali, 1 Orang Meninggal dan 8 Luka-luka

MONITOR, Purwakarta – Tol Cikampek-Palimanan (Cipali), memakan korban jiwa lagi menjelang perayaan tahun baru 2018.

Terjadi kecelakaan tunggal, tepatnya di KM 87 Cikipo arah Palimanan. Peristiwa ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia, empat orang luka berat dan lima lainnya dalam keadaan luka sedang & ringan masih berada di RS Thamrin serta RS Siloam Purwakarta Jawa Barat, Minggu (31/12).

Dilaporkan korban meninggal dunia atas nama Wasrip (44) warga Kampung Penakir Rt 04/02 Desa Penakir, Pemalang, Jawa Tengah.

Korban luka berat yaitu Edi Samsul warga Kampung Wanasari Rt 005/009 Desa Penakir, Pulosari Pemalang serta Toir warga Kampung Penakir Desa Penakir Pemalang Jateng.

Tiga korban luka lainnya yaitu, Taufik Qurohman, Mia Saputri dan Fahirin. Seluruh korban tersebut berada di RS Thamrin Purwakarta. 

Sedangkan dua korban kritis dirujuk ke RS Siloam Purwakarta. Mobil yang mengalami kecelakaan adalah grandmax berpelat nomor G 9499 MG.

Menurut Kanit PJR Tol Cipali, Iptu Heri Pranata, kecelakaan itu bermula ketika Daihatsu Grandmax dari Cikopo mengarah Palimanan dikemudikan oleh korban meninggal dunia yaitu Wasrip dengan membawa 9 penumpang.

Sementara ketika dilokasi kejadian kendaraan dengan kecepatan tinggi telah mengalami kecelakaan tunggal, dengan pecah ban belakang bagian kiri, sehingga kendaraan oleng terbalik dan masuk median jalan. Akibat peristiwa itu satu korban meninggal dunia dilokasi kejadian yaitu pengemudinya.

Selain itu, salah satu korban yaitu Fahirin mengungkapakan, kecelakaan tidak diketahui secara pasti, namun mobil Grand Max yang membawa rombongan dari satu kampung Penakir Pemalang Jateng itu, telah berliburan di Jakarta, karena akan memasuki pergantian tahun, mereka memutuskan untuk bertahun baruan di kampungnya.

Namun naas kendaraan tersebut mengalami kecelakaan tunggal dengan pecah ban hingga kendaraan terbalik berkali-kali yang mengakibat supir mobil tersebut meninggal di tempat.

Lebih lanjut menurut Heri,dugaan sementara kecelakaan itu akibat kendaraan tersebut dengan kecepatan tinggi dan mengalami pecah ban.

Seluruh korban hingga saat ini masih berada di RS yang berbeda di Purwakarta.