Kasus Novel Baswedan Segera Temui Titik Terang

MONITOR, Jakarta – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yowono mengungkapkan hasil pertemuannya bersama penyidik KPK, Novel Baswedan di KBRI Singapura. Ia menyampaikan beberapa hal, termasuk kegiatan yang dilakukan Novel sebelum terjadi penyiraman.

"Jadi intinya bahwa yang bersangkutan kita lakukan pemeriksaan di KBRI Singapura. Di sana sekitar 19.30 pemeriksaan. Dan didalam periksaan itu dia menjelaskan kegiatan sebelum penyiraman," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono di Bandara Soekarno, Selasa (15/8).

"Kemudian kan penyiraman itu kan tanggal 11 April dan menceritakan semuanya. Dan menceritakan pelakunya dan siapa yang menyiram," sambungnya.

Sementara itu, Argo menanggapi soal rasa kecewa Novel terkait saksi yang terpublish oleh pihak kepolisian. Bahwa, ia menyatakan pemeriksaan saksi itu telah sesuai dengan standar operasinal prosedur.

"Saksi kunci yang mana. Saksi itu 56 orang lebih loh. Ya namanya seseorang punya hal kecewa itu hal biasa ya. Kan seseorang kan punya perasaan masing-masing," ungkap Argo Yuwono.

"Ya kan terpenting artinya sesuai SOP saksi seperti apa. Kalau merasa diintimidasi ya kita sampaikan semuanya yang ada," jelasnya.

Lebih lanjut, Argo menyatakan hasil CCTV yang dikirim kepada dari KMP Australia menunjukkan titik terang.

"Jadi yang kita kirim CCTV sudah dibalas dan dari KMP Australi dan belum terlihat dengan jelas. Dan tetep tidak bisa," tandas Argo. (Tsa)