Kader Gerindra Marah, Anies Dituding Tak Serius Urusi Banjir

MONITOR, Jakarta – Pernyataan Ketua DPW PKB Jakarta Hasbiallah Ilyas yang menyebut, Gubernur Jakarta terlalu banyak cengar cengir dan tidak punya skala prioritas dalam menangani banjir, membuat kader Gerindra marah besar.

Sekretaris DPC Gerindra Jakarta Barat, Agus Taufiqurahman, menilai pernyataan Ketua PKB Jakarta dan wakil rakyat Jakarta tersebut sangat tendensius.

"Dia kan anggota dewan yang notabanenya adalah mitra kerja gubernur. Jadi tak sepatas lah dia (Hasbi) menyerang Pak Anies sebagai gubernur Jakarta terkait banjir," qungkap Agus kepada MONITOR, Selasa (6/2) malam.

Menurut Agus, dalam situasi banjir ini, harusnya Hasbi sebagai wakil rakyat ikut membantu para korban banjir, bukan mengeluarkan kalimat menghujat gubernur.

"Banjir itu bukan hanya terjadi saat sekarang ini, tapi sudah berlangsung tahunan. Bahkan jaman Jokowi dan Ahok banjir lebih parah, sampai-sampai Istana dan Jalan MH Thamrin Sudirman kebanjiran," tegasnya.

Seperti diketahui, di sejumlah media Ketua DPW PKB Jakarta Hasbiaalah Ilyas melontarkan pernyaataan yang dianggap menghujat Gubernur Jakarta Anies Baswedan soal banjir.

Seperti dilansir Wartakotalive.com, Hasbi menyebut sebagai gubernur Anies Baswedan dinilai terlalu banyak cengar-cengir dan tidak punya skala prioritas.

"Udah tahu mau puncak musim hujan, eh dia malah sibuk tata Tanahabang, malah becak diurusin," kata Hasbi.

Menurut Hasbi, banjir di Jakarta dua hari ini bisa tak terjadi apabila Anies cepat menangani pembebasan lahan di beberapa titik sungai ciliwung.

"Banjir 2 hari ini di Rawajati, Pejaten Timur dan lainnya itu terjadi karena BBWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane) belum bisa memaksimalkan pengerjaan pemasangan sheet pile karena pembebasan lahan di sungai ciliwung belum dilakukan lagi," kata Hasbi.

Menurut Hasbi, BBWSCC sebenarnya sudah ingin bekerja tetapi Pemprov DKI tak meresponsnya, padahal permintaan sudah dilakukan sejak November 2017 lalu.

"Harusnya itu dikerjakan dulu dong. Apalagi kan Anies menjabat jelang puncak musim hujan," kata Hasbi.

Hasbi mengaku jengkel dengan peristiwa ini dan dia merasa kesal melihat Anies yang kini turun ke banjir.

"Yang paling bagus itu ya pencegahan. Sudah banjir baru datang melihat. Kemarin punya waktu banyak tak dimanfaatkan," pungkasnya.