Jonan Stop Sambutan Saat Adzan

MONITOR, Sidrap – Indonesia sebagai negara majemuk yang Multi etnik, Ras dan Agama adalah sebuah anugerah dari Tuhan. Sikap toleran untuk saling menghargai dan menghormati antar sesama ditengah segala kemajemukan yang ada adalah sebuah keniscayaan. 

Semangat dan sikap toleransi tersebut tecermim  kala Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meninjau mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sabtu (30/9/2017), Siang.

Jonan datang disambut Bupati Sidrap, Rusdi Masse, serta‎ CEO PT UPC Sidrap, Mr Bryan, memang sengaja untuk meninjau langsung mega proyek PLTB sama seperti halnya ketika dirinya melakukan kunjungan kerja yang selalu langsung turun ke lapangan.

Nah, saat Jonan memberikan sambutan di lokasi PLTB sekitar pukul 15.00 WITA, terdengar lantunan suara adzan  Sholat Ashar. Dengan refleks mantan Dirut PT Kereta Api Indonesia itu langsung menghentikan sambutannya.

"Kita hentikan sejenak sampai adzan berakhir," ucap Jonan sambil menunduk khidmat mendengarkan adzan tersebut.

Seluruh hadirin pun sontak khidmat mendengarkan lantunan adzan.

Ignasius Jonan yang merupakan pemeluk Katolik memang dikenal memiliki toleransi yang tinggi. Sebelum ini publik juga pernah dihebohkan kala Jonan menunjukkan foto kedekatannya dengan sang adik ipar yang merupakan seorang muslimah dengan hijab syar'i.

Sebelum tiba di Sidrap Jonan menghadiri penutupan Konferensi Studi Nasional (KSN) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

Pada kesempatan itu Jonan menyampaikan pesan kepada para mahasiswa agar mempertahankan semangat kebangsaan dan kebhinekaan. 

"Oleh para Bapak Bangsa, negara ini didirikan dengan semangat kebangsaan dan kebhinekaan. Kita harus bangun bangsa ini, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, tanpa sekat-sekat SARA sama sekali," ucap Jonan tegas.