Ini Kisah Terbongkarnya Misteri Penculikan Hasni Selama 15 Tahun

Kisah Terbongkarnya Misteri Penculikan Hasni Selama 15 Tahun

MONITOR, Tolitoli – Seorang perempuan bernama Hasni (28) yang dikabarkan menghilang sejak 15 tahun silam kini akhirnya ditemukan. Hasni ditemukan selamat di celah batuan besar di atas gunung oleh anggota Polsek Dakopamean Polres Tolitoli, di Desa Bajungan, Kecamatan Galang, Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Sayangnya saat ditemukan, perempuan malang itu dalam kondisi linglung. Menurut fakta yang beredar, Hasni menghilang sejak usia 13 tahun dan diculik oleh seorang dukun ternama di kampungnya yang dikenal dengan panggilan Tete Jago (83).

Dari pengembangan polisi berdasarkan keterangan tersangka Jago, Hasni semacam dicuci otaknya oleh pelaku. Pelaku mengatakan bahwa ada lelaki tampan bernama Amrin yang di tinggal di atas gunung yang akan menemui Hasni.

Dengan bujukan Jago, Hasni pun mau naik di lereng gunung yang jaraknya tak jauh dari rumahnya, hanya sekitar 20 meter. Namun, ternyata itu hanya akal-akalan Jago untuk membujuk Hasni.

Menurut Kapolres Tolitoli AKBP M Iqbal Alqudusy, tersangka mengaku akal-akalan itu dilakukannya untuk menyetubuhi gadis tersebut saat usianya masih 13 tahun.

“Hasni ini sudah dijadikan budak nafsunya dukun ini. Caranya Hasni disugesti dengan foto laki-laki yang diberi nama Amrin. Bahwa Amrin ini adalah jin yang menyukai Hasni,” kata Kapolres Iqbal, Rabu (8/8/2018).

Pelaku menyembunyikan Hasni dibalik sebuah batu besar yang menyerupai gua di lokasi yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah pelaku. Selama disembunyikan, hasmi sudah 6x kali di hamili dan anaknya pun setiap lahir langsung di bunuh oleh Tete Jago.

Kemudian, selama 15 tahun rutinitas Hasni dan sang dukun Jago itu hanya di dua tempat, yakni di gua batu dan di pondok atau rumah yang ditempati Jago.

Menurut Kapolres Iqbal, kalau pagi hari sekitar pukul 04.00 Wita Hasni dibawa ke gua batu dan pukul 19.00 Wita Hasni dibawa ke pondok belakang rumah Jago.

“Begitu seterusnya selama 15 tahun, sampai kita akhirnya menemukan Hasni di dalam gua batu itu Minggu (5/8/2018) pagi kemarin sekitar pukul 10.15 Wita,” ujar Kapolres Iqbal.

Ditemukannya Hasni berawal dari laporan ayah korban (63). Korban merupakan warga Dusun Panyapu, Desa Galumpang, Kecamatan Dako Pamean, Tolitoli. Korban ditemukan pada siang hari dalam kondisi memprihatinkan. Ia tak menggunakan pakaian.

Saat ini Hasni masih mendapat pendampingan dari Dinas Sosial Tolitoli, sedangkan pelaku Jago dijerat pasal berlapis UU No 35 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak.