Ini Alasan Anies Tunjuk Orang Betawi Jadi Walikota dan Bupati

Gubernur DKI melantik walikota dan bupati kemarin di Balaikota (dok: Instagram)

MONITOR, Jakarta – Ada yang berbeda dari pelantikan walikota baru yang dilakukan oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Hal ini tak lain adanya empat orang warga Betawi yang dipercaya Anies untuk memegang posisi sebagai walikota dan bupati.

Mereka adalah, Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendy, Walikota Jakarta Selatan Marullah Malati, Walikota Jakarta Timur M Anwar, dan Bupati Kepulauan Seribu Husaib Murad. Hanya Walikota Jakarta Utara yang bukan orang Betawi yakni Syamsudin Lologau.

Pelantikan kelima walikota dan bupati ini dilakukan Kamis (5/7) kemarin, di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Selain melantik walikota dan bupati baru, Anies juga melantik 14 orang pejabat lainnya.

“Pelantikan ini hasil kerja panitia seleksi (pansel) yang dipimpin oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Saefullah,” ujar Anies usai pelantikan.

Dikatakan Anies, setelah pelantikan ke-20 pejabat ini, pansel, akan bekerja untuk mengisi 20 jabatan kosong yang ditinggalkan ke-20 pejabat yang hari ini dilantik. Dan selama pansel bekerja, jabatan-jabatan kosong itu diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Anies menyebut, pansel promosi juga dipimpin Sekda dan beranggotakan tujuh orang.

Ketujuh anggota pansel tersebut di antaranya adalah Sekda Saefullah sebagai ketua merangkap anggota, Adnan Pandu Pradja (mantan komisioner KPK), Achmad Hardjadi (mantan deputi gubernur DKI periode 2009-2013), Eko Prasodjo (mantan wakil Men PAN-RB), dan Priyani Rachmawati (Direktur Human Resources Universitas Indonesia).

Menyinggung soal banyaknya orang Betawi yang menempati posisi walikota dan bupati, dijelaskan Anies, karena secara sosiologis dapat memahami masyarakat di wilayah yang dipimpinnya, sehingga akan lebih terasa bermakna.

Sementara itu dari 14 pejabat yang ikut dilantik hari ini di antaranya adalah Irmansyah sebagai kepala Dinas Sosial, Edi Sumantri sebagai kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah, Dhany Sukma sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Micheal Rolandi Cesnanta sebagai Inspektur Pemprov DKI Jakarta, dan Faisal Syafruddin sebagai kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah.

Saat melantik para pejabat ini, Anies berpesan agar mereka menjaga integritas dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.

“Saya ingatkan bahwa kami punya misi dan visi untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang adil, maju dan bahagia. Ini harus kita capai,” pungkasnya.