Indonesia Kutuk Kekerasan di Masjid Al Aqsa

MONITOR, Jakarta – Tindakan kekerasan pihak keamanan Isreal yang telah menyebabkan 3 orang jemaah tewas dan lebih dari 100 luka-luka di Kompleks Masjid Al-Aqsa (21/7). Membuat sejumlah negara mengecam tindakan tersebut, tak terkecuali Indonesia. 

"Indonesia menolak segala bentuk aksi kekerasan dan pelanggaran HAM, termasuk pembunuhan terhadap jemaah yang berupaya menjalankan haknya untuk melakukan Ibadah di Masjid Al Aqsa," kata Menteri Luar Negeri, Reno Marsudi melalui siaran pers yang diterima di Jakarta. 

Selain itu, Indonesia juga menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban, serta mendoakan agar para korban luka dapat segera pulih kembali.

"Indonesia mendesak  Dewan Keamanan PBB untuk segera bersidang dan mengambil langkah untuk memberhentikan tindak kekerasan keamanan Israel di Kompleks Masjid Al Aqsa," imbuhnya. 

"OKI dapat segera lakukan pertemuan darurat untuk membahas situasi di kompleks Al Aqsa"tandasnya. 

Pemerintah Indonesia mengingatkan kembali kepada Israel untuk tidak mengubah status quo  kompleks Al-Aqsa agar Masjid Al-Aqsa dan the Dome of the Rock tetap sebagai tempat suci untuk dapat diakses bagi semua umat Muslim.
 
Pemerintah Indonesia mengajak semua pihak untuk menahan diri,  agar situasi tidak memburuk.