IMM Jakarta Selatan Ajak Masyarakat Boikot Produk AS

MONITOR Jakarta –Klaim sepihak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, atas status Jerusalem sebagai Ibukota Israel menuai kecaman dari berbagai elemen di tanah air, termasuk aktivis muda Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Ahmad Zarkasyi selaku Ketua Umum IMM cabang Jakarta Selatan menilai, kebijakan Amerika Serikat itu akan melahirkan bibit konflik baru, yang merusak stabilitas Timur Tengah.

Selain menolak tegas, Zarkasyi memaparkan lima pernyataan sikap organisasi yang dibawahinya, diantaranya. Pertama, IMM Jakarta Selatan menghimbau kepada Pemerintah Indonesia tetap konsisten, mengawal dan secara tegas menyuarakan penolakan klaim sepihak Amerika Serikat melalui Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kedua, menghimbau kepada pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah-langkah diplomatik masalah tersebut sembari memperhatikan skema jalan damai, dimana Israel dan Palestina diletakkan dalam posisi yang sejajar.

"Ketiga, kami menghimbau kepada masyarakat Indonesia agar tidak meletakkan isu Jerusalem dalam sentimen agama apalagi sampai dikapitalisasi untuk kontestasi politik pada tahun 2018-2019," ujarnya.

Selanjutnya, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama memboikot produk-produk Amerika Serikat di Indonesia, seperti KFC, Coca Cola, Pepsi, MC Donald dan lain sebagainya.

Terakhir, Zarkasyi mendukung pemerintah untuk terus menekan pemerintah AS agar segera mencabut pernyataan tersebut.  

"Caranya, menggalang kekuatan Internasional untuk menggagalkan setiap rencana yang menghalangi kemerdekaan rakyat Palestina," pungkasnya.